KERJASAMA MEDIA ONLINE SAMAWAREA DENGAN DINAS PETERNAKAN DAN KESEHATAN HEWAN KABUPATEN SUMBAWA
SUMBAWA BESAR, SR (25/07/2018)
Kabupaten Sumbawa yang menjadi daerah sentra ternak menjadi daerah tujuan permintaan pengiriman ternak dari berbagai daerah di Indonesia. Bahkan permintaan tersebut cukup tinggi menjelang Idul Adha 1439 Hijriyah ini. Hal tersebut diakui Kadis Peternakan Kabupaten Sumbawa, Ir. Talifuddin M.Si saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (24/7) kemarin.
Biasanya ungkap Talif—akrab pejabat low profil ini disapa, setiap hari pengiriman ternak ke luar daerah dipatok lima truk masing-masing berisi 15 ekor ternak sapi. Sekarang menjelang Hari Raya Qurban, pengiriman bisa sampai 11 truk per hari. “Jumlahnya melonjak. Tapi tetap bisa kita penuhi karena jatah atau stok kita untuk pengiriman ternak keluar daerah masih banyak,” akunya.
Untuk diketahui jatah pengiriman ternak Kabupaten Sumbawa pada Tahun 2018 ini mencapai 16.000 ekor sapi. Jika ada permintaan melebihi dari jatah tersebut, Talif menyatakan bisa ditambah. Hingga pertengahan tahun ini, pengiriman ternak keluar daerah sudah mencapai 7.000-an ekor. Artinya masih tersisa sekitar 8.000 lebih ekor. Permintaan paling banyak datang dari Pulau Lombok karena biasanya penggemukan sapi dilakukan disana. Sisanya tersebar di luar NTB, seperti Jawa, Kalimantan, Sulawesi, dan Sumatera. “Sumbawa tetap menjadi tumpuan, dan setiap permintaan setiap tahunnya selalu bisa dipenuhi,” demikian Talif. (JEN/SR)






