Perampok Ambruk Ditembak

oleh -300 Dilihat

MATARAM, SR (02/06/2018)

HI (25) seketika ambruk setelah sebutir peluru bersarang di betis kanannya. Tindakan tegas polisi ini, karena pemuda asal Dusun Temas, Desa Narmada, Lombok Barat tersebut berusaha kabur saat dikepung. HI sudah menjadi incaran polisi karena melakukan perampokan di sebuah counter HP wilayah Dusun Suranadi Utara Desa Suranadi Narmada, Jumat (1/6) malam pukul 18.30 Wita. Dari tangannya diamankan barang bukti 2 Unit HP Xiaomi, Honda Vario DR 2447 MK warna Hitam (digunakan saat Curas), Honda Scoopy DR 3740 MF yang digunakan saat tertangkap, uang tunai Rp 790 ribu, HP Samsung dan dompet coklat.

Kapolres Mataram, AKBP Muhammad SIK yang dikonfirmasi SAMAWAREA, Sabtu (2/6), sebelum tertangkap, pelaku mendatangi Counter HP di Narmada. Saat masuk counter, pelaku langsung menodong korban dengan sebilah sajam jenis pisau. Kemudian pelaku mengambil 2 HP Xiaomi milik korban yang diletakkan di atas etalase. Namun korban melakukan perlawanan dengan memukul punggung pelaku yang kemudian dibalas menampar bibir korban sebanyak dua kali. Korban seketika berteriak meminta tolong. Saksi yang mengetahui hal itu langsung datang menolong korban dengan membawa batu. Tapi saksi pun diancam dengan menodongkan pisaunya. Saksi mundur lalu mengamankan motor pelaku dengan mengambil kunci kontaknya yang nyantol di sepeda motor. Karena terdesak pelaku kabur ke arah kebun. Polsek Narmada yang mendapat laporan langsung terjun ke TKP dan menemukan motor yang digunakan pelaku masih berada di TKP. Dari keterangan saksi terungkap identitas pelaku. Selanjutnya Tim Gabungan Resmob 701 dan Opsnal Polsek Narmada melakukan pengejaran dengan menyanggongi keberadaan pelaku. Pukul 18.30 Wita penyanggongan tersebut membuahkan hasil. Pelaku yang sedang berada di sebuah warung yang berada di areal Terminal Bertais Cakranegara langsung diringkus. Tapi pelaku berhasil lolos dari sergapan. Polisi sudah melakukan tembakan peringatan di udara sebanyak tiga kali tapi tak digubris. Akhirnya polisi melepas tembakan tepat di betis kanan.

Dalam pemeriksaan, pelaku mengaku telah melakukan Curas di TKP. Hasilnya dijual kepada seseorang di daerah Temas Narmada seharga Rp 1.100.000. Sedangkan HP XIAOMI Note 3 warna Gold dititip di tukang servis (WAHI) dan uang hasil jual HP tersebut tersebut pelaku gunakan untuk membeli HP.

Pelaku mengaku telah membuang sajam/pisau yang digunakan untuk menodong korban (Curas) di kebun pada saat lari kabur dari TKP. “Sekarang pelaku sudah kami tahan untuk proses lebih lanjut,” pungkasnay. (JEN/SR)

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *