SUMBAWA BESAR, SR (19/11/2017)
Nasib yang menimpa KO (17) sangat memilukan. Siswi kelas 3 di sebuah SMA dalam Kota Sumbawa ini diduga disetubuhi di rumah kosong wilayah Kampung Mande, Kelurahan Bugis. Korban ditemukan warga sekitar dalam keadaan setengah telanjang, Jumat (17/11) malam kemarin yang kemudian dilarikan ke RSUD Sumbawa. Saat ini gadis malang tersebut masih dalam perawatan medis.
Kasat Reskrim Polres Sumbawa, AKP Elyas Ericson SH SIK yang dikonfirmasi SAMAWAREA, Sabtu (18/11) kemarin, membenarkan adanya laporan kasus tersebut. Dari keterangan yang dihimpun di lapangan terungkap kronologis kejadiannya. Bermula korban meminta ijin kepada ayahnya untuk keluar usai waktu isya. Ayahnya yang sudah bercerai dengan ibunya dan korban tinggal bersama ayahnya pun diijinkan. Menggunakan sepeda motor, korban meluncur menjemput pacarnya di Dusun Perung, Desa Kerekeh, Kecamatan Unter Iwis. Dan bersama pacarnya yang merupakan adik kelas korban di sekolah yang sama ini, keduanya jalan-jalan mengitari Kota Sumbawa. Pasangan kekasih sempat rebut di Jembatan Rangka Baja Bugis.
Selanjutnya korban diberikan air putih yang aromanya seperti bau alcohol. Setelah itu korban tidak sadarkan diri. Saat siuman esok paginya, korban sudah berada di rumah sakit. Sebelum ke rumah sakit, korban ditemukan di rumah kosong di wilayah Kampung Mande oleh seorang warga sekitar dalam keadaan setengah telanjang sekitar pukul 23.30 Wita. Ketika itu korban tidak sadarkan diri.
Kini kasus dugaan persetubuhan terhadap anak di bawah umur ini sudah ditangani pihak kepolisian dengan nomor laporan LP/796/XI/2017/SPKT tertanggal 17 November. Saat ini kasus tersebut dalam penanganan penyidik Unit PPA Sat Reskrim Polres Sumbawa. Sejauh ini pihak penyidik belum meminta keterangan secara mendalam, karena kondisi korban masih linglung. “Kemarin kami menjenguk korban didampingi pihak LPA dan P2TP2A. Sejauh ini kami memintai keterangan korban baru bersifat interview. Untuk cowoknya, rencananya akan kami panggil Senin mendatang untuk dimintai keterangan,” tandasnya. (JEN/SR)






