SUMBAWA BARAT, SR (22/08/2017)
Panitia Seleksi (Pansel) untuk mengisi jabatan eselon II yang lowong di Kabupaten Sumbawa Barat sudah mulai bekerja. Ditargetkan Desember seluruh jabatan yang lowong sudah terisi, sehingga Januari sudah bisa dilantik.
Ditemui SAMAWAREA, Selasa (22/8), Kepala Badan Kepegawaian, Abdul Malik yang juga Anggota Tim Pansel, mengakui timnya sedang bekerja mengingat anggaran sudah dialokasikan dan disetujui. Selain itu nama calon peserta seleksi yang belum mengikuti uji kompetensi sudah dikirim “Paling lama Desember sudah ada hasil,” kata Malik.
Disebutkannya, untuk sementara ini ada 8 jabatan yang lowong karena masih ada satu lagi yang belum dilaporkan ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) yakni jabatan Asisten III yang pejabatnya mengajukan pension dini. Pihaknya juga masih menunggu hasil dari tes uji kesehatan. Jika hasil tes ada pejabat eselon II yang dinyatakan tidak sehat jasmani dan rohani maka akan diberhentikan dari jabatannya. Hal ini sesuai PP No. 11 yang mengatur bahwa pejabat bisa diberhentikan apabila dinyatakan tidak sehat oleh pihak kesehatan setelah melakukan cek-up. Otomatis akan ada jabatan lowong sehingga dapat dilaporkan ke KASN untuk dilakukan seleksi agar dinas-dinas yang lowong dapat terisi sehingga dapat bekerja secara maksimal.
Sementara Direktur RSUD Asy-Syifa, dr. Carlof mengatakan saat ini 23 pejabat dari 25 calon sudah melakukan check-up kesehatan. Sedangkan dua orang akan check-up minggu ini. “Jika minggu ini tidak datang maka hasilnya saya serahkan ke BKD, dan BKD yang akan mengoordinasikan kepada pejabat tersebut. Untuk diketahui Tim Kesehatan yang melakukan check-up ini di-SK-kan oleh Kementerian yakni dua orang, 1 Dokter Spesialis Dalam dan 1 dokter umum. Kemungkinan minggu ini hasilnya sudah diserahkan ke pemerintah daerah. (HEN/SR)











