Zahra, Balita Tanpa Anus Segera Ditangani DCF

oleh -401 Dilihat
Junaedi S.Si, A.Pt M.Si Kepala Dikes Sumbawa

SUMBAWA BESAR, SR (02/02/2017)

Zahra—balita yang menderita penyakit Atresia (tanpa anus) dan prolap (usus terburai), segera ditangani Doctor Childrens Fund (DCF) Batu Hijau. Putri pasangan A Rahim dan Luni warga Karang Dima Kecamatan Badas ini akan dibawa dan dirawat di Mataram. Kesediaan DCF setelah Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa mengkomunikasikan kondisi Zahra. “Alhamdulillah DCF bersedia menanganinya,” kata Sekretaris Dinas Kesehatan Sumbawa, Junaidi A.Pt., M.Si yang dicegat SAMAWAREA di Kantor Bupati Sumbawa, Kamis (2/2).

Saat ini diakui Jun–sapaan singkat pejabat ini, tim DCF sudah berada di Sumbawa. DCF tengah mengurus Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang sempat dimiliki Zahra namun hilang. Setelah itu tim DCF segera membawa Zahra ke Mataram. Sebab menurut pihak DCF, penyakit yang diderita bocah malang ini bisa ditangani di Mataram. Mengenai biaya hidup Zahra dan orang tuanya termasuk tempat tinggal ungkap Jun, semua akan ditanggung DCF.

Disinggung mengenai keadaan Zahra sekarang ini, Jun mengaku masih berada di rumah. Rencananya Dikes akan membawa Zahra ke RSUD Sumbawa untuk pemulihan kondisi sebelum dirujuk ke Mataram. (JEN/SR)

nusantara bawaslu

Response (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *