SUMBAWA BESAR, SR (05/12/2016)
Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang dilaksanakan mahasiswa UTS di Desa Jorok Kecamatan Unter Iwes, berdampak positif bagi masyarakat desa setempat. Pasalnya berbagai kegiatan digelar, termasuk mewujudkan home industry untuk kreatifitas ibu-ibu rumah tangga.
Ketua Kelompok I KKN UTS, Eko Supriyanto S.Pd menyebutkan sebanyak 12 orang mahasiswa melaksanakan KKN di Desa Jorok sejak 23 November hingga 23 Desember mendatang. Kegiatan yang sudah dan akan dilaksanakan di antaranya membantu masyarakat setempat untuk pola hidup bersih dan sehat dengan menempatkan bak sampah organik dan anorganik di masing-masing dusun. Bak sampah itu merupakan bantuan BPM-LH Kabupaten Sumbawa. Kemudian memberikan pembekalan kurikulum kepada guru PAUD/TK, pendidikan keagamaan untuk anak–anak usia dini, menyalurkan buku agama dan Al Quran bantuan dari Yayasan As-Sidiq Sumbawa, serta pendidikan seni tari untuk murid SD. Kegiatan lainnya, seni tari, senam pagi massal, kerja bhakti dan lomba Pildacil. Khusus seni tari, rencananya di Jorok akan dibangun Sanggar Tari.
Mahasiswa KKN UTS juga memperkenalkan produk tanaman pangan yang bisa dijadikan usaha home industry sekaligus peluang bisnis bagi PKK setempat. Yaitu dendeng daun singkong yang diolah menjadi rasa dendeng paruh. “Kegiatan ini sudah kami simulasikan, alhamdulillah mendapat respon yang baik dari kalangan ibu–ibu. Mereka sangat antusias dan termotivasi untuk menjadikan peluang itu sebagai mata pencaharian sampingan,” ujar Eko.
Selain Dendeng Daun Singkong, mahasiswa KKN UTS juga mengajarkan cara pembuatan emping biji kuler. Selama ini masyarakat hanya mengenal emping melinjo atau emping jagung. “Kami berharap dengan pengetahuan yang telah dimiliki ini masyarakat Desa Jorok terutama kaum ibu, dapat menggerakkan potensi yang ada sehingga dapat menjadi pelaku ekonomi kreatif,” demikian Eko—akrab Guru TK Pembina Sumbawa ini disapa. (JEN/SR)









