Senam Pagi Berbaju ‘Palu Arit’ Oknum Honorer Diamankan TNI

oleh -392 Dilihat
Pasi Intel Kodim 1607 Sumbawa memperlihatkan barang bukti baju 'palu arit' yang diamankan dari oknum honorer

SUMBAWA BARAT, SR (09/09/2016)

MR (29) dijemput dan diamankan anggota TNI Kodim 1607 Sumbawa, Jumat (9/9). Pasalnya wanita yang bekerja sebagai tenaga honorer di salah satu instansi lingkup Pemda KSB ini mengenakan baju kaos berlambang “palu arit” yang identik dengan symbol PKI. Baju berwarna merah dengan lambang berwarna kuning tersebut digunakan saat mengikuti senam pagi di halaman Graha Fitrah Pemda KSB.

Menurut informasi yang diserap SAMAWAREA, MR yang mengikuti senam pagi ini sempat ditegur oleh pegawai lainnya. Seketika itu juga MR sadar lalu pulang berencana untuk menggantikannya. Belum sempat balik lagi ke Kantor Bupati, kediaman MR didatangi pihak Koramil Taliwang yang sebelumnya mendapat laporan, langsung menjemputnya sekaligus mengamankan baju “palu arit” itu sebagai barang bukti. Selanjut MR yang ditemani adiknya digelandang ke Kodim 1607 Sumbawa untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Kepada wartawan di Kodim Sumbawa, MR mengaku mendapat baju itu dari rekannya berinisial BY sekitar Juli 2016. Baju itu merupakan oleh-oleh dari BY yang baru pulang liburan dari Vietnam. Ketika itu BY membawa dua buah baju tersebut, satunya diberikan kepadanya, satu lagi kepada rekannya yang lain. Pemberian itu dilakukan pada waktu magrib. Karena senang mendapat hadiah, MR langsung menyimpannya di dalam lemari, tanpa melihat secara detail motif dan gambarnya. Baju tersebut pertamakali digunakan Jumat pagi tadi untuk mengikuti senam bersama di Kantor Bupati KSB. Dan dia tidak terlalu memperhatikan adanya lambang itu, dan tidak mengetahui maksudnya. Ia baru sadar saat ditegur rekan-rekannya dan langsung direspon dengan pulang ke rumah untuk menggantikannya.

Sementara Dandim 1607 Sumbawa, Letkol ARM Sumanto S.Sos yang dikonfirmasi SAMAWAREA, mengakui telah mengamankan seseorang yang menggunakan kaos berlogo palu arit dan kini tengah didalami. Ia menyayangkan adanya peristiwa tersebut. Apalagi yang mengenakan baju kaos itu adalah kalangan intelek dan jebolan salah satu perguruan tinggi. Selain itu baju tersebut berasal dari Vietnam yang disengaja dijadikan hadiah oleh rekannya berinisial BY. “Jangan sampai yang bersangkutan dimanfaatkan oleh antek-antek asing. Ini yang harus diantisipasi. Karena itu kami akan menjemput BY untuk menanyakan apa motivasi memberikan baju kaos berlambang palu arit ini,” tukasnya.

Dandim mengaku telah mengutus Pasi Intel Kodim 1607 Sumbawa berangkat ke KSB untuk mendalami kasus ini. Dan penanganan selanjutnya akan dikoordinasikan dengan pihak kepolisian. (JEN/SR)

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *