Bapenda NTB Gali Potensi Retribusi di UPT Inseminasi Buatan dan UPB Santong

oleh -56 Dilihat

LOMBOK UTARA, samawarea.com (27 Oktober 2026) — Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terus berupaya mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Salah satu langkah yang dilakukan yakni melalui monitoring dan penggalian potensi pendapatan retribusi daerah serta Pendapatan Lain-Lain (PLL) di sejumlah unit pelaksana teknis.

Tim Retribusi dan Pendapatan Lain-Lain (RetPLL) Bapenda NTB melaksanakan monitoring di UPT Inseminasi Buatan. Kegiatan ini bertujuan mengidentifikasi potensi penerimaan daerah sekaligus menelusuri peluang optimalisasi pendapatan dari berbagai layanan dan aktivitas yang dikelola unit tersebut.

Monitoring dilanjutkan ke UPB Santong, Kabupaten Lombok Utara (KLU). Di lokasi ini, tim melakukan pemantauan objek retribusi serta menggali potensi pendapatan daerah yang dapat dikembangkan.

“Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Bapenda NTB untuk memastikan setiap potensi penerimaan daerah dapat teridentifikasi dan dikelola secara optimal,” kata Sekretaris Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) NTB, M. Zuhudy Kadran.

Melalui kegiatan monitoring dan penggalian potensi ini, lanjut Zuhudy, Bapenda NTB mendorong pengelolaan pendapatan yang lebih efektif dan akuntabel. Dengan demikian, peluang penerimaan dari sektor retribusi maupun Pendapatan Lain-Lain diharapkan dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk mendukung peningkatan PAD Provinsi NTB. (SR) 

amman nusantara bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *