SUMBAWA BESAR, samawarea.com (23 Maret 2026) – Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Kabupaten Sumbawa menyalurkan bantuan kepada korban kebakaran di Dusun Pok, Desa Kalimango, Kecamatan Alas, Ahad (22/3).
Peristiwa kebakaran yang terjadi di tengah suasana Lebaran tersebut semula berlangsung dalam nuansa suka cita. Namun sekitar pukul 00.15 Wita, situasi berubah menjadi bencana yang mengejutkan dan meninggalkan duka mendalam. Sedikitnya 36 rumah warga dilaporkan hangus dilalap api.
Data sementara mencatat sebanyak 129 jiwa terdampak dalam musibah ini. Di antaranya terdapat 46 anak, terdiri dari 12 balita, 5 anak usia TK, 14 siswa SD, 5 siswa SMP, dan 10 siswa SMA, serta 2 mahasiswa. Selain kehilangan tempat tinggal, musibah ini juga merenggut satu korban jiwa dari petugas pemadam kebakaran Sumbawa yang gugur saat menjalankan tugas memadamkan api.
Sekretaris MDMC Kabupaten Sumbawa, Adrian Etot, menyampaikan bahwa bantuan yang disalurkan merupakan donasi dari masyarakat luas melalui Lazis Muhammadiyah Sumbawa. Bantuan tersebut diterima langsung oleh Kepala Desa Kalimango, Hery Darfan, S.P, di Posko Bencana yang berlokasi di Kantor Desa Kalimango.
“Bantuan ini adalah bentuk kepedulian masyarakat yang dihimpun melalui Lazismu. Kami berharap dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak,” ujarnya.
Saat ini, Lazismu Sumbawa masih membuka “Open Donasi” bagi masyarakat yang ingin turut membantu korban kebakaran. Ke depan, MDMC Sumbawa tidak hanya fokus pada penyaluran bantuan logistik seperti sembako dan kebutuhan dasar lainnya, tetapi juga akan berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk melaksanakan program pasca bencana.
Salah satu program yang direncanakan adalah kegiatan trauma healing, khususnya bagi anak-anak di Dusun Pok, Desa Kalimango, agar mereka tetap semangat dan mampu melewati masa sulit ini dengan lebih baik.
“Sekecil apapun bantuan yang kita berikan, tentu sangat berarti bagi mereka,” pungkasnya. (SR)






