SMA Unggul Garuda di Sumbawa Ditargetkan Dibangun Tahun Ini, Wamendikti Saintek akan Kunjungi Lokasi 

oleh -451 Dilihat

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (6 Januari 2026)— Kabupaten Sumbawa bersiap menerima kunjungan Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia (Wamen Dikti Saintek RI) terkait rencana penetapan lahan pembangunan SMA Unggul Garuda, salah satu program prioritas nasional Presiden Republik Indonesia.

Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Dr. H. Budi Prasetiyo, S.Sos., M.AP, menyampaikan bahwa kunjungan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 8 Januari 2026, setelah sebelumnya tim dari Direktorat Jenderal Sains dan Teknologi melakukan peninjauan awal pada 7 Januari 2026.

“Insya Allah Kabupaten Sumbawa akan mendapat kunjungan dari Wakil Menteri Dikti dan Saintek RI terkait rencana penyiapan lahan SMA Unggul Garuda. Ini merupakan bagian dari visi misi Presiden dan juga program prioritas nasional,” ujar Sekda, Senin (6/1).

Menurutnya, SMA Unggul Garuda dirancang sebagai sekolah menengah berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) serta menjadi bagian integral dalam percepatan pencapaian Asta Cita Presiden Republik Indonesia.

Karena itu, Kabupaten Sumbawa terpilih sebagai salah satu daerah calon penetapan lokasi pembangunan sekolah unggulan tersebut.

“Ini bagian dari ikhtiar kita untuk menghadirkan sekolah yang benar-benar berorientasi pada peningkatan kualitas pendidikan menengah dan melahirkan calon-calon pemimpin unggul Indonesia,” tegasnya.

Sekda menyebutkan, ada dua lokasi yang diusulkan dan akan ditinjau langsung oleh Wamen, yakni kawasan Samota serta lokasi di Kerikik yang berada di samping Batalyon Infanteri.

Dari sisi persyaratan, Pemkab Sumbawa telah menyiapkan lahan sesuai ketentuan, yakni minimal 20 hektare tanpa toleransi kekurangan.

“Persyaratannya tegas, minimal 20 hektare, tidak boleh kurang satu jengkal pun. Alhamdulillah, semua persyaratan sudah kita siapkan sesuai ketentuan,” jelasnya.

Lebih jauh dijelaskan, SMA Unggul Garuda memiliki konsep serupa dengan sekolah taruna, namun dengan fokus utama pada peserta didik yang memiliki kualifikasi tinggi dan prestasi unggul. Proses seleksi akan sangat ketat, mencakup aspek akademik, kemampuan kognitif, hingga standar fisik.

“Input siswanya adalah anak-anak berkualitas tinggi dan berprestasi. Ini berbeda dengan sekolah rakyat. SMA Unggul Garuda memang disiapkan untuk mencetak pemimpin masa depan bangsa,” terangnya.

Sekda optimistis, jika penetapan lahan disetujui, pembangunan SMA Unggul Garuda di Kabupaten Sumbawa ditargetkan mulai tahun ini.

“Kehadiran Wamen ke Sumbawa adalah untuk memastikan dan menetapkan lahan. Mudah-mudahan ini menjadi bagian penting dari lompatan besar kualitas pendidikan di daerah,” pungkasnya. (SR)

Yusron Hadi nusantara pilkada NU

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *