SUMBAWA BESAR, samawarea.com (24 Januari 2026) – Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, menekankan pentingnya pembangunan spiritual yang harus berjalan seiring dengan pembangunan fisik.
Hal itu disampaikannya saat menghadiri Tabligh Akbar dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-67 Kabupaten Sumbawa yang digelar di Masjid Agung Nurul Huda Sumbawa Besar, Jumat (23/1/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, mantan Bupati, Drs. H. Mahmud Abdullah, unsur Forkopimda, Staf Ahli, para Asisten, Ketua PKK, Ketua Dharma Wanita, Kepala OPD, Ketua MUI, Kepala Kemenag, serta ratusan jamaah.
“Pembangunan fisik dan pembangunan spiritual tidak boleh berjalan sendiri-sendiri. Jalan yang mulus akan kehilangan makna jika hati kita berlubang. Gedung yang megah akan terasa hampa jika akhlak kita runtuh,” tegas Bupati.
Dalam kesempatan itu, Bupati juga mengingatkan kembali falsafah hidup masyarakat Sumbawa, Adat Barenti Lako Sara, Sara Barenti Lako Kitabullah, Kataket Lako Nene Ka Ngila Boat Lenge, yang berarti adat berpegang pada agama, agama berpegang pada Kitabullah, serta takut kepada Allah dan malu berbuat keburukan.
Menurutnya, falsafah tersebut bukan sekadar ungkapan adat, melainkan pondasi moral yang harus terus dijaga agar Sumbawa tetap teduh, rukun, dan santun di tengah dinamika zaman.
Sementara itu, dalam ceramahnya, KH Ahmad Nurul Huda menyoroti pentingnya makna sebuah nama.
“Nama adalah doa, nama adalah identitas. Karena itu, mari kita pikirkan nama yang baik untuk anak-anak kita, karena nama akan selalu melekat sepanjang hidupnya,” ujarnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk siap menghadapi perubahan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai tradisi yang baik.
“Kita harus siap dengan perubahan, karena di dunia ini semua mengalami perubahan. Kita tidak boleh terjebak pada tradisi lama, tetapi tradisi lama yang baik harus tetap kita jaga,” katanya.
Di akhir ceramahnya, KH Ahmad Nurul Huda turut mendoakan Bupati Sumbawa agar senantiasa diberi kesehatan, kekuatan, dan tetap dekat dengan rakyat.
“Mudah-mudahan kita semua bisa menjadi pribadi unggul, kota unggul, dan kabupaten unggul. Amin Allahumma Amin,” tutupnya. (SR)






