Seminar DWP NTB: Peran Istri ASN Kunci Harmoni Keluarga dan Kinerja Suami

oleh -167 Dilihat

MATARAM, samawarea.com (10 Desember 2025) – Penasehat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi NTB sekaligus Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi NTB, Sinta Agathia, menegaskan bahwa istri Aparatur Sipil Negara (ASN) memiliki peran strategis sebagai support system utama dalam menunjang kesuksesan karir suami. Hal tersebut disampaikannya saat membuka Seminar Kepribadian dan Etika DWP NTB, Senin (8/12) di Mataram.

Dalam sambutannya, Bunda Sinta menekankan pentingnya peningkatan kapasitas dan kualitas diri bagi seluruh istri ASN. Menurutnya, perkembangan karir suami harus diimbangi dengan kesiapan mental, wawasan, dan keterampilan istri.

“Istri tidak boleh tertinggal wawasannya saat karir suami menanjak. Istri harus terus upgrade diri agar bisa berjalan beriringan. Ingat, tugas kita adalah mendukung karir suami secara positif, bukan memengaruhi atau mengintervensi kebijakan kantor,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, Bunda Sinta juga menyoroti tantangan DWP di era modern, terutama dalam merangkul anggota dari generasi muda (Gen Z) yang lebih kritis dan berorientasi pada dampak nyata. Ia mengingatkan bahwa DWP tidak boleh terjebak pada rutinitas formalitas.

“DWP jangan sampai kaku. Buatlah kegiatan yang menarik bagi anak-anak muda kita, yang benar-benar memberikan manfaat nyata, bukan sekadar formalitas,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa kekompakan dan solidaritas antaristri ASN dapat berdampak langsung pada keharmonisan keluarga dan kualitas pelayanan publik.

“Keluarga ASN yang kuat dan harmonis akan berkontribusi langsung pada pembangunan Nusa Tenggara Barat yang lebih baik,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua DWP Provinsi NTB, Ny. Baiq Dewi Sentanawati Faozal, menjelaskan bahwa pemilihan tema seminar kepribadian dan etika didasarkan pada kebutuhan para istri ASN untuk memperkuat karakter, etika, dan peran strategis dalam keluarga.

“Istri hadir sebagai sahabat, penyeimbang, dan tempat pulang yang menenangkan bagi suami. Dukungan ini bukan hanya bersifat praktis, tetapi juga mental, yang membuat suami mampu menghadapi berbagai tantangan dalam tugas pengabdiannya,” ujarnya.

Ibu Dewi berharap seminar tersebut menjadi ruang berbagi pengalaman serta meningkatkan ketahanan keluarga ASN.

“Semoga acara ini membawa manfaat, memperkuat peran kita masing-masing, dan menginspirasi kita semua untuk menjadi pendamping terbaik bagi suami,” tutupnya.(SR)

hpn2026 nusantara pilkada NU

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *