LOMBOK TIMUR, samawarea.com (13 Desember 2025) — Gubernur NTB Dr. Lalu Muhamad Iqbal menyoroti proyek besar Bypass Port to Port (P2P) yang menjadi prioritas Pemprov NTB. Proyek ini dipandang sebagai kunci konektivitas baru yang lebih cepat dan efisien.
Ia menjelaskan bahwa studi kelayakan P2P akan rampung akhir tahun ini, diikuti penyelesaian DED, Amdal, dan pembebasan lahan pada 2026. Pembangunan fisik ditargetkan dimulai pada awal 2027 dan selesai paling lambat pada 2028.
Dengan hadirnya jalur P2P, waktu tempuh Lembar–Kayangan akan berkurang drastis dari 6 jam menjadi hanya 1 jam 45 menit–2 jam.
“Akses makin baik, maka masyarakat Pototano harus mulai berbenah dari sekarang untuk menyambut lonjakan penumpang di tahun 2027,” tegasnya.
Proyek ini diyakini memberikan efek domino pada peningkatan pengguna jasa penyeberangan, efisiensi logistik, hingga kemudahan wisatawan dari Bali menuju Lombok dan Sumbawa. (SR)






