Wakil Bupati Resmikan Gerakan Gemar Menanam, Sumbawa Barat Mantapkan Langkah Menuju Kemandirian Pangan Keluarga

oleh -133 Dilihat

Sumbawa Barat, Samawarea (3 November 2025 ) Suasana Hanipati Resto pagi itu berbeda dari biasanya. Deretan bibit tanaman tertata rapi, para tamu berdatangan dengan semangat, dan dari wajah para peserta tampak harapan baru. Di tempat inilah Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat melalui Dinas Ketahanan Pangan resmi meluncurkan Gerakan Gemar Menanam (GGM), sebuah ikhtiar besar yang dirancang untuk memperkuat kemandirian pangan keluarga serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui optimalisasi pekarangan rumah.

Peluncuran GGM ditandai dengan Launching Pemberian Bibit Tanaman oleh Wakil Bupati Sumbawa Barat, Hj. Hanipah, S.Pt., M.M.Inov., disaksikan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Khusnarti, S.Pd., M.M.Inov., Kepala Dinas Ketahanan Pangan Ir. Amin Sudiono, perwakilan Dandim 1628, perwakilan Kapolres Sumbawa Barat, serta ratusan tamu undangan yang terdiri dari camat, kepala desa, lurah, Tim Penggerak PKK, Agen Gotong Royong (AGR), dan TBA se-Kabupaten Sumbawa Barat.

Dalam laporannya, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Ir. Amin Sudiono menyampaikan bahwa GGM lahir dari kebutuhan untuk merespons fluktuasi harga komoditas pada awal 2025 sekaligus memantik kembali budaya menanam di rumah. Sebanyak 19.312 bibit — setara 17 pohon per keluarga — disalurkan kepada 1.136 keluarga penerima manfaat.

“Gerakan ini diharapkan membantu keluarga memenuhi kebutuhan dapur dari hasil pekarangan, tanpa harus sering membeli di pasar,” ungkap Amin. Ia juga menambahkan bahwa mulai 2026, pemerintah daerah akan membangun kebun bibit dan rumah kaca di setiap kecamatan sebagai upaya memperkuat keberlanjutan program.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat sekaligus Ketua TP-PKK Kabupaten Sumbawa Barat, Khusnarti, turut memberikan perhatian serius pada aspek pendampingan. Ia menilai program ini hanya akan berhasil apabila penyuluh dan AGR aktif mendampingi masyarakat di lapangan.

“Jangan biarkan bibit layu tanpa pengawasan. Pendampingan penyuluh dan AGR sangat menentukan keberhasilannya,” tegas Khusnarti, menanggapi laporan Kepala Dinas.

Pernyataan tersebut mendapat sambutan hangat, terlebih dari para peserta yang sejak awal menunjukkan antusiasme tinggi terhadap program ini.

Acara semakin meriah dengan prosesi penyerahan simbolis bibit tanaman kepada perwakilan camat, kepala desa, dan lurah oleh Wakil Bupati. Momen ini tidak hanya menggambarkan distribusi bibit, tetapi juga komitmen bersama untuk memperkuat ketahanan pangan berbasis rumah tangga.

Dalam arahannya, Wakil Bupati Hj. Hanipah menekankan pentingnya partisipasi aktif masyarakat. Ia mengingatkan bahwa bantuan bibit bukanlah tujuan akhir, melainkan pintu masuk menuju kemandirian pangan.

“Program ini hanya akan bermakna jika masyarakat berkomitmen untuk merawat dan memanfaatkannya. Kemandirian pangan dimulai dari pekarangan rumah masing-masing,” ujar Wakil Bupati.

Beliau juga mendorong agar program ini terus berlanjut dengan melibatkan kelompok tani dan penyuluh sebagai mitra pembibitan di setiap kecamatan. Dengan kolaborasi lintas sektor dan partisipasi masyarakat, Hanipah optimis GGM akan menjadi gerakan besar yang memperkuat ketahanan pangan sekaligus menumbuhkan kembali semangat gotong royong di desa-desa.

Dengan diluncurkannya Gerakan Gemar Menanam, Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat menegaskan komitmennya terhadap pembangunan pangan berkelanjutan. Program ini bukan sekadar pembagian bibit, tetapi sebuah gerakan sosial yang mengajak warga kembali dekat dengan tanah, menanam harapan, dan memanen kemandirian.

Dan dari Taliwang, semangat itu kini mulai bertumbuh—satu pekarangan, satu keluarga, satu gerakan menuju Sumbawa Barat yang lebih mandiri dan sejahtera.

hpn2026 nusantara pilkada NU

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *