SUMBAWA BESAR, samawarea.com (30 Agustus 2025) – Menyikapi maraknya aksi demonstrasi yang belakangan ini terjadi secara masif di berbagai wilayah di Kabupaten Sumbawa, Forum Komunikasi Lintas Etnis (FKLE) angkat bicara.
Melalui Sekretaris FKLE, Repi S., mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk tetap menjaga kedamaian dan nilai persaudaraan dalam menyampaikan aspirasi. Selain itu menekankan pentingnya menjaga stabilitas sosial, khususnya di tengah keragaman etnis dan budaya yang ada di Sumbawa.
“Kami menghormati hak demokrasi setiap warga negara untuk menyampaikan pendapat di muka umum. Namun, kami juga mengingatkan bahwa aspirasi hendaknya disampaikan dengan cara yang santun, damai, dan tidak mengarah pada provokasi maupun kekerasan,” ujar Repi S, Sabtu (30/8).
Ia menambahkan bahwa FKLE sebagai wadah komunikasi lintas suku dan budaya di Kabupaten Sumbawa terus berkomitmen menjaga keharmonisan dan toleransi antarkelompok. Oleh karena itu, segala bentuk unjuk rasa hendaknya tidak dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk memecah belah persatuan masyarakat.
“Sumbawa adalah rumah kita bersama. Apa pun latar belakang etnis kita, kita harus bersatu menjaga kedamaian dan ketertiban. Jangan biarkan emosi sesaat mengorbankan nilai kebersamaan yang telah lama kita bangun,” tegas Repi.
FKLE juga mengajak para tokoh masyarakat, pemuda, dan pemangku kepentingan lainnya untuk aktif menjadi penyejuk di tengah situasi yang berkembang. Menurut Repi, dialog dan musyawarah adalah jalan terbaik dalam menyelesaikan persoalan.
Di akhir pernyataannya, Repi S. kembali menegaskan komitmen FKLE untuk menjadi mitra strategis pemerintah dan masyarakat dalam menjaga harmoni sosial di Kabupaten Sumbawa. (SR)






