SUMBAWA BESAR, samawarea.com (20 Juni 2025) – Tak hanya fokus pada sektor kesehatan, Pemerintah Jepang melalui Kedutaan Besarnya di Indonesia bersama Kartika Soekarno Foundation (KSF) kini juga mulai memberikan perhatian pada pembangunan infrastruktur jalan, khususnya di wilayah-wilayah terpencil Kabupaten Sumbawa.
Hal ini disampaikan Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, saat ditemui samawarea.com pada Kamis (19/6/2025). Menurutnya, pihak Kedutaan Jepang dan KSF telah memberikan sinyal positif dan bahkan telah meminta data-data terkait infrastruktur yang akan dibantu. Beberapa lokasi bahkan telah dilakukan peninjauan langsung.
“Kalau ini terealisasi, tentu akan sangat membantu. Kita bisa menghemat anggaran APBD untuk pembangunan infrastruktur dan lebih mengoptimalkan efisiensi anggaran yang ada,” jelas Bupati Jarot.
Sebelumnya, Jepang dan KSF telah memberikan hibah untuk renovasi dan revitalisasi sejumlah Posyandu di Sumbawa, yang dinilai sangat berkontribusi terhadap pemulihan sektor kesehatan di daerah tersebut.
Namun, Bupati Jarot menekankan bahwa tantangan infrastruktur di Sumbawa masih berat, terutama di wilayah terisolir yang sulit dijangkau. “Ada masyarakat yang harus ditandu untuk bisa sampai ke puskesmas. Ini tentu menjadi perhatian serius kami,” ungkapnya.
Ia berharap kemitraan dengan Pemerintah Jepang dan KSF ini tidak berhenti di sektor kesehatan, tetapi juga diperluas ke bidang-bidang penting lainnya seperti pendidikan dan jalan. Pemkab Sumbawa, lanjutnya, akan terus menjalin komunikasi aktif dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah pusat dan swasta, guna mempercepat pemerataan pembangunan. “Sumbawa akan berlari untuk mengejar ketertinggalan ini,” pungkasnya. (SR)






