Mengawali Pagi di Bukit Tidar, Bupati Sumbawa Haji Jarot Senam Bersama Mendagri

oleh -1245 Dilihat

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (21 Februari 2025) – Mengikuti retreat (pembekalan) selama 8 hari bukan perkara yang gampang. Fisik harus sehat dan mental harus kuat. Karena itu, kebugaran menjadi prioritas. Salah satu cara yang ditempuh untuk menjaga kebugaran tubuh adalah dengan berolahraga.

Inilah yang dilakukan Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot MP, bersama Gubernur, Bupati, dan Walikota se-Indonesia. Mengawali hari kedua retreat, Sabtu (22 Februari 2025), Bupati yang akrab disapa Haji Jarot ini memulai kegiatan dengan senam bersama Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian di Bukit Tidar, Akmil, Magelang.

Senam pagi yang dilakukan di kawasan yang sejuk dan asri tersebut bertujuan untuk menjaga kebugaran para peserta retreat. Haji Jarot turut bersemangat dalam sesi senam pagi ini, menunjukkan kebersamaan dalam mendukung kesuksesan kegiatan retreat yang diadakan oleh pemerintah pusat.

Kepada samawarea.com, Sabtu pagi ini, Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot MP, menyampaikan bahwa senam pagi bersama Mendagri Tito Karnavian merupakan kegiatan yang sangat bermanfaat untuk menjaga kebugaran fisik dan mental.

Menurutnya, kegiatan seperti ini sangat penting agar para kepala daerah tetap memiliki energi dan semangat yang tinggi dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab mereka.

“Hari kedua retreat ini diawali dengan senam bersama, yang menjadi cara yang efektif untuk menjaga kebugaran tubuh. Mengingat kita akan menjalani kegiatan yang padat selama 8 hari, tentunya penting untuk tetap fit agar bisa menyerap materi pembekalan dengan baik,” ujar Haji Jarot.

Haji Jarot juga menekankan bahwa kegiatan ini selain bermanfaat untuk fisik, juga merupakan momentum untuk mempererat silaturahmi antar kepala daerah se-Indonesia. Hal ini penting agar tercipta kerja sama yang lebih baik dalam pembangunan, serta meningkatkan sinergi antara pemerintah daerah dan pusat.

“Tentu saja, melalui kegiatan ini kami bisa lebih dekat, lebih saling memahami, dan bersama-sama menciptakan kebijakan yang lebih pro-rakyat. Kami ingin memastikan bahwa program-program yang ada bisa menguntungkan masyarakat di daerah masing-masing,” tutup Haji Jarot. (SR)

 

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *