Permudah Mobilitas Laut, Pembangunan Dermaga Ai Limung Sedang Diusulkan

oleh -720 Dilihat

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (15 Januari 2025) – Selain menghadirkan Kapal Landing Craft Tank (LCT), Pemerintah Kabupaten Sumbawa di bawah kepemimpinan Drs. H. Mahmud Abdullah – Hj. Dewi Noviany S.Pd., M.Pd (Mo-Novi), terus berupaya meningkatkan akses transportasi laut dengan menghadirkan fasilitas baru yang mendukung distribusi material dan kebutuhan masyarakat di wilayah kepulauan.

Salah satu langkah yang sedang digarap adalah pembangunan Dermaga Ai Limung yang terletak di Dusun Ai Bari, Desa Pungkit, Kecamatan Moyo Utara.

Plt. Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sumbawa, Syamsul Bahri yang dikonfirmasi samawarea.com, Rabu (15/1/25), mengungkapkan bahwa pembangunan Dermaga Ai Limung ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Sumbawa dan Pemerintah Provinsi NTB dalam mengembangkan Kawasan Samota sebagai daerah yang cepat tumbuh.

Saat ini, Pemda Sumbawa bersama Pemprov melalui Dinas Perhubungan NTB sedang mengusulkan proyek ini ke Kementerian Perhubungan.

“Pemprov NTB telah melakukan survei di tiga titik untuk menentukan lokasi pembangunan dermaga. Berdasarkan hasil Feasibility Study (FS), Ai Limung dinyatakan sebagai lokasi yang paling layak. Saat ini, Pemda Sumbawa telah melakukan pembebasan lahan seluas 1,5 hektar untuk kebutuhan proyek ini,” jelas Ancen sapaan akrab pejabat low profil ini.

Meskipun panjang dermaga belum tertera dalam FS yang ada, menurut Ancen, penelitian hidrologi dan oseonografi sudah dilakukan. Nantinya akan ada studi lebih lanjut, seperti Studi Impact Design (SID) atau Detail Engineering Design (DED).

Mengenai waktu pelaksanaan pembangunan fisiknya, Ancen mengaku belum bisa memastikannya. Namun, ia berharap pembangunan fisik dermaga dapat dimulai pada tahun 2026 mendatang, mengingat pentingnya keberadaan dermaga ini untuk meningkatkan akses masyarakat ke sejumlah pulau, termasuk Calabai, Satonda, Tambora, dan Pulau Moyo.

“Dengan adanya dermaga ini, nantinya akan ada lintasan penyeberangan langsung dari Ai Limung ke Pulau Moyo, meskipun penyeberangan dari Muara Kali atau Dermaga Tanjung Pengamas juga tetap akan digunakan untuk beberapa tujuan lain,” ujarnya.

Terkait efisiensi penyeberangan, Ancen menjelaskan bahwa pilihan lintasan akan tergantung pada tujuan perjalanan. Jika menuju Dermaga Labuan Aji, penyeberangan dari Muara Kali atau Dermaga Tanjung Pengamas lebih dekat.

Namun, jika menuju Brang Kua, maka penyeberangan dari Ai Limung akan lebih efisien. Keberadaan dermaga ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di Kawasan Samota dan mempermudah mobilitas masyarakat serta distribusi barang antar pulau. (SR)

hpn2026 nusantara pilkada NU

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *