SUMBAWA BESAR, samawarea.com (4 Januari 2024) – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, telah mencanangkan target swasembada pangan dalam waktu singkat. Komitmen tersebut mendapat sambutan positif dari berbagai pihak.
Salah satunya adalah Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) yang langsung menjalin kerjasama dengan Polda NTB untuk melaksanakan Program Ketahanan Pangan Nasional.
Langkah nyata dari kerjasama ini adalah pelaksanaan Launching Pilot Project Sumbawa Program Kerjasama Ketahanan Pangan Nasional yang digelar di Kecamatan Ropang, Sabtu (4/1/2025).
Peluncuran program yang dirangkaikan dengan kegiatan tanam padi dan pohon buah-buahan di dua lokasi berbeda, didukung penuh oleh Juliansyah SE, anggota DPRD Sumbawa dari Daerah Pemilihan 2, serta PT Sampar Datu Semaning (SDS).
Penanaman tersebut dihadiri Direktur Dalam Negeri UTS, Muhammad Iqbal M.M.Inov, Anggota DPRD Sumbawa Juliansyah SE, Kapolsek Ropang AKP Dewa Alit, Koordinator BPP Kecamatan Ropang Masujam SP, Ketua PWI Sumbawa, Zainuddin, dan sejumlah petani setempat.
Muhammad Iqbal, yang mewakili Rektor UTS, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman (MoU) antara UTS dan Polda NTB. Program ini mendapat respon positif dari Anggota DPRD Sumbawa dan PT SDS, yang turut menyediakan lahan serta bibit padi dan pohon buah yang didatangkan langsung dari luar daerah.
Iqbal juga menambahkan bahwa selain mendukung program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan, program ini bertujuan untuk memotivasi masyarakat untuk menjadi pemasok bahan baku bagi perusahaan yang berinvestasi, khususnya di wilayah selatan Sumbawa.
Hal senada disampaikan Juliansyah SE. Wakil rakyat dari Fraksi Demokrat tersebut berharap kegiatan ini bisa menjadi contoh bagi masyarakat dan berkontribusi dalam upaya meningkatkan kesejahteraan mereka, serta memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah.
Program ketahanan pangan ini diharapkan bisa memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Sumbawa dan mendukung Indonesia dalam mencapai swasembada pangan.
Juliansyah SE menambahkan bahwa melalui program ini, pihaknya berkomitmen untuk mendorong peningkatan produksi pertanian lokal dan meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam sektor pertanian.
“Kami berharap dengan adanya kerjasama ini, masyarakat bisa lebih aktif dalam mengelola sumber daya alam dan memperkuat ekonomi lokal. Terlebih lagi, dengan dukungan PT SDS yang telah menyediakan fasilitas dan sarana pendukung, saya yakin ini akan menjadi langkah awal yang baik menuju ketahanan pangan yang lebih mandiri,” ujarnya.
Sementara Kapolsek Ropang AKP Dewa Alit juga mengapresiasi inisiatif yang dilakukan UTS, Polda NTB, Anggota DPRD dari Kecamatan Ropang serta seluruh pihak yang terlibat dalam program ini.
Menurutnya, kegiatan itu tidak hanya memberi manfaat dalam hal ketahanan pangan, tetapi juga mempererat hubungan antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha.
“Program ini adalah contoh nyata bagaimana sinergi antara pemerintah, akademisi, dan sektor swasta dapat bekerja sama untuk memecahkan masalah yang dihadapi masyarakat, khususnya dalam hal ketahanan pangan,” kata Alit.
Koordinator BPP Kecamatan Ropang, Masujam SP, menuturkan bahwa kegiatan tanam padi dan pohon buah ini merupakan langkah penting untuk meningkatkan kapasitas petani lokal.
“Kami sangat mendukung program ini, karena ini adalah peluang bagi petani di sini untuk belajar teknologi pertanian yang lebih modern, sekaligus meningkatkan hasil pertanian mereka. Dengan bantuan bibit unggul dan pelatihan dari para ahli, kami berharap hasil pertanian dapat meningkat,” ungkap Masujam.
Melalui kegiatan ini juga, sambung Masujam, masyarakat Sumbawa dapat memperoleh manfaat langsung, baik dari segi peningkatan hasil pertanian maupun dalam hal ekonomi. Peluncuran program kerjasama ketahanan pangan nasional ini juga menjadi bukti nyata komitmen berbagai pihak dalam menyukseskan upaya swasembada pangan di Indonesia, khususnya di wilayah Sumbawa. (SR)






