SUMBAWA BESAR, samawarea.com (31 September 2024) – Warga Karang Padak Desa Labuhan Sumbawa kompak mendukung pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa, Hj Dewi Noviany S.Pd., M.Pd – Ir. Talifuddin M.Si.
Dukungan ini cukup beralasan sebab Calon Bupati Hj Novi adalah bagian dari keluarga besar Karang Padak, kecil dan besar di lingkungan setempat. Bahkan sebagian besar lahan di Karang Padak yang kini telah menjadi perkampungan, sekolah dan jalan umum, adalah milik Hj Novi dan keluarga.
Sedangkan Ir Talifuddin juga cukup banyak membantu warga setempat. Ketika menjabat sebagai Kadis Pertanian, memberikan bantuan bibit. Alasan lainnya, tokoh masyarakat Karang Padak, Rusli Manawari yang sudah dua periode menjabat anggota DPRD Provinsi NTB, mendukung pasangan tersebut.
“Sangat terlalu jika warga Karang Padak ini tidak bisa memenangkan Novi-Talif. Kita harus menang banyak,” kata Rusli Manawari yang juga Ketua DPC PPP ini yang disambut antusias warga dengan yel-yel Novi-Talif menang-menang-menang, insya Allah !.
Sementara Adizul Sahabuddin SP., M.Si—Anggota DPRD Sumbawa tiga periode, menilai suasana demokrasi di Karang Padak sangat terasa. Dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat. Hj Novi berasal Karang Padak, didukung warga Karang Padak dan manfaatnya nanti untuk warga Karang Padak.
Dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat ketika Novi Talif terpilih, sangat mudah. Di DPRD Sumbawa ada 12 anggota yang akan memback-up pasangan ini, termasuk Ketua DPRD Sumbawa. Kemudian di DPRD Propinsi ada tiga orang yakni Rusli Manawari, Sambirang Ahmadi dan Syamsul Fikri.
Demikian di pusat, ada Johan Rosihan, dan tokoh penting kolega dari Dr. Zulkieflimansyah yang saat ini mencalonkan diri sebagai Gubernur NTB untuk periode kedua. Novi Talif juga merupakan pasangan serasi dan sangat paham dengan kebutuhan masyarakat. Terutama masyarakat Sumbawa yang sebagian besar berprofesi sebagai petani, nelayan dan peternak. Keduanya sudah banyak berbuat untuk masyarakat, bukan lagi janji-janji.
“Kita sudah bukan janji-janji, dan kita juga bukan berusaha untuk beradaptasi dengan birokrasi, tapi kami sudah melakukannya dan paham dengan birokrasi. Sebab sangat sulit menjalankan birokrasi oleh orang yang mau beradaptasi,” timpal Calon Wakil Bupati, Ir. Talifuddin M.Si.
Masalah pertanian, peternakan dan perikanan, menurut Talif, itu sudah menjadi ilmunya dan sudah diterapkan selama puluhan tahun. Ia paham betul karena menangani persoalan itu dari menjadi penyuluh yang turun dari desa ke desa hingga pelosok.
“Insya Allah ketika kami ditakdirkan Allah terpilih, saya akan mengawal betul bidang ini. Dan Ibu Novi selaku Bupati akan mengawal bidang-bidang lain termasuk pendidikan. Karena apapun itu ketika diberikan kepada ahli maka akan jalan dan tuntas,” cetusnya.
Sementara Calon Bupati yang akrab disapa Hj. Novi, mengaku pertemuan di Karang Padak ini sama dengan jango karang dan keluarga (pulang kampong dan keluarga). Dari tanah Karang Padak yang dulu dikenal dengan lokasi Orong Labu, Ia hidup dan besar, bahkan bisa kuliah dan menjadi Wakil Bupati Sumbawa.
“Saya tidak bisa kuliah kalau tidak ada hasil dari Orong Labu. Betapa besarnya perjuangan kita untuk bersekolah. Jadi saya tegaskan, ketika Novi Talif terpilih, tidak ada lagi anak-anak yang putus sekolah, dan tidak ada lagi masyarakat yang mengeluh soal pengobatan dan pelayanan kesehatan,” tandasnya.
Hj Novi mengakui selama menjabat Wakil Bupati, cukup banyak bantuan yang digelontorkan di Kecamatan Badas termasuk Desa Labuhan Sumbawa. Mulai dari bantuan kapal, alat tangkap ikan dan mesin ketinting serta bantuan lainnya diturunkan ke masyarakat setempat. Jumlahnya mencapai Rp 7,4 milyar. Ketika terpilih nanti, bantuan-bantuan itu akan lebih ditingkatkan. “Saya akan dibantu oleh teman-teman di DPRD untuk merealisasikan aspirasi masyarakat melalui dana Pokirnya,” pungkasnya. (SR)






