Haji Mo Pastikan Perbaikan Jalan Ngeru-Olat Rawa, Segera Turunkan Alat Berat

oleh -950 Dilihat

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (28 September 2024) – Harapan warga Desa Olat Rawa Kecamatan Moyo Hilir untuk perbaikan jalan Ngeru—Olat Rawa sepanjang 7 kilometer, akhirnya terpenuhi. Warga merasa bahagia jalan itu akan diperbaiki sebab sudah beberapa tahun kondisinya rusak berat sehingga menganggu perjalanan dan mobilisasi antar desa. Kebahagiaan warga ini setelah Calon Bupati Sumbawa, Drs. H. Mahmud Abdullah memastikan hal tersebut.

Saat kampanye dialogis di Desa Olat Rawa, Sabtu (28/9/2024) sore, Haji Mo—sapaan Calon Bupati bernomor urut 4 ini mengaku telah menandatangani persetujuan penanganan Ruas Jalan Olat Rawa – Ngeru, sebelum cuti Pilkada 2024 lalu.

“Sebelum saya cuti, saya pastikan untuk jalan Olat Rawa dikerjakan. Insya Allah minggu depan alat berat sudah turun ke lokasi minimal untuk dibersihkan dulu. Karena hotmix akan dikerjakan sekitar Mei atau Juni 2025,” kata Haji Mo yang disambut gembira ratusan warga Olat Rawa yang memadati Balai Pertemuan Desa Olat Rawa.

Didampingi Sandi S.Pd., MM—Anggota DPRD Sumbawa dari Fraksi Gelora, Haji Mo mengaku telah mengerjakan pengaspalan untuk ruas jalan Olat Rawa—Lidam  pada Tahun 2023 sepanjang 6 kilometer dengan anggaran Rp 15 Milyar. Ini dilakukan sebagai bentuk perhatian pemerintah atas persoalan infrastruktur jalan.

Untuk diketahui ungkap Haji Mo, banyak program yang akan direalisasikan selama menjabat sebagai Bupati Sumbawa meski hanya 3,5 tahun karena adanya Pilkada serentak tahun 2024. Khusus Kecamatan Moyo Hilir, Ia telah menggelontorkan anggaran yang sangat fantastis mencapai Rp 42,9 Miliar, baik bersumber dari APBD Kabupaten maupun Dana Alokasi Khusus (DAK). Dana ini dialokasikan untuk berbagai program pembangunan di kecamatan tersebut.

Arman HB, perwakilan warga Olat Rawa yang hadir, menyampaikan terima kasih kepada Haji Mo karena telah memperhatikan kepentingan masyarakat terkait infrastruktur jalan. Ia berharap Haji Mo kembali menjadi Bupati Sumbawa untuk periode kedua sehingga pembangunan terus berlanjut.

“Beliau sudah tidak lagi menjual janji karena memang sudah berbuat. Beliau maju menjadi bupati hanya untuk meningkatkan yang sudah bagus, dan melanjutkan yang belum tuntas,” pungkasnya. (SR)

hpn2026 nusantara pilkada NU

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *