SUMBAWA BESAR, samawarea.com (20 Juli 2024) – Situasi politik NTB jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) mulai memanas. Selain para figur yang bersaing untuk mendapat dukungan partai politik dalam memenuhi persyaratan pendaftaran di KPU, melainkan juga pendukung dan simpatisan mulai bersuara yang menggugulkan jagonya dan mendiskreditkan figur lainnya.
Ditambah lagi pemberitaan di media sosial maupun media massa, semakin memanaskan tensi politik. Situasi ini berpotensi menimbulkan kerawanan keamanan sehingga membuat NTB inkondusifitas. Untuk memimanilisir potensi ini, Polda NTB melalui Ditintelkam melakukan berbagai upaya.
Seperti yang dilakukan Kasubdit 1 Dit Intelkam Polda NTB, Komisaris Polisi (Kompol) Iwan Sugiyanto SH bersama tim, Sabtu, 20 Juli 2024, menggelar pertemuan silaturrahim dengan jajaran pers di Kabupaten Sumbawa.
Pertemuan yang berlangsung di Pusat Kuliner Pantai Baru, Desa Labuhan Sumbawa, Kecamatan Badas ini, menghadirkan puluhan wartawan yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI ), Aliansi Jurnalis Independen (AJI) dan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI).
Pertemuan penting tersebut membahas tentang keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) menjelang Pilkada serentak di Provinsi NTB, khususnya di Kabupaten Sumbawa.
Dalam keseempatan itu Kompol Iwan Sugiyanto membahas mengenai peran serta masyarakat dan media massa dalam menjaga situasi kondusif selama proses Pilkada. Ia menekankan pentingnya peran wartawan dalam menjaga turut serta menjaga situasi keamanan.
“Peran pers sangat strategis untuk ikut mendukung pelaksanaan Pilkada yang aman, tertib, damai dan kondusif, serta jauh dari konflik. Berita yang menyejukkan akan mendinginkan situasi,” pinta Kompol Iwan—sapaan akrab mantan Wakapolres Sumbawa ini.
Kompol Iwan juga mengingatkan agar konflik yang pernah terjadi di salah satu kabupaten di NTB, tidak terulang lagi pada Pilkada kali ini.
“Siapa pun yang menang, mudah-mudahan bisa membawa keberkahan bagi kabupaten/kota di NTB. Perbedaan itu biasa, namun jangan sampai membawa perpecahan. Persatuan dan kesatuan adalah harga mati,” cetusnya.
Sementara Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumbawa, Zainuddin, menyatakan siap untuk bersama-sama menciptakan situasi kondusif pada pelaksanaan Pilkada di NTB.
Ia sepakat dengan harapan Polda NTB agar berita yang disajikan oleh media dapat menyejukkan suasana. “Keinginan Polda agar yang disajikan wartawan adalah berita yang menenangkan, juga menjadi harapan kita bersama,” kata Jen—sapaan karibnya.
Menurut CEO media online samawarea.com ini, kedatangan pihak Polda NTB yang bertujuan bagaimana suksesi Pemilihan Bupati/Wailikota dan Pemilihan Gubernur bisa berjalan aman, damai dan kondusif, harus didukung. Sebab dengan kondusifitas, aktivitas berjalan lancar dan pembangunan akan bergeliat, yang manfaatnya bermuara kepada kesejahteraan masyarakat.
“Semoga dengan kerja sama semua pihak, Pilkada serentak di NTB dapat berjalan sukses tanpa hambatan berarti,” harap Jen. (SR)






