Deklarasi Mo—BJS, Diiringi Gendang Bleg dan Disambut Sholawatan

oleh -1100 Dilihat

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (21 Juli 2024) – Pasangan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mahmud Abdullah dan H. Burhanuddin Jafar Salam SH., MH atau yang disingkat Mo-BJS, resmi mendeklarasikan diri, Minggu, 21 Juli 2024.

Ratusan simpatisan dan relawan dari kota dan sejumlah kecamatan hadir memadati Halaman Kantor DPD Golkar Sumbawa, Jalan Garuda, untuk menyukseskan deklarasi pasangan yang diusung Partai Golkar dan Gelora ini. Hadir para petinggi Golkar NTB dan Gelora, serta seluruh anggota DPRD Sumbawa dan NTB terpilih, serta pengurus kabupaten hingga ranting.

Kehadiran pasangan Mo—BJS yang menggunakan mobil hardtop warna kuning ini diiringi dengan Gendang Beleg, dan disambut sholawatan. Acara juga dimeriahkan beberapa band lokal seperti Symphony, Samawa Maras dan D’Jhon, serta Bagesa oleh para Tiktoker Samawa.

Sekretaris DPD Partai Golkar Sumbawa sekaligus Ketua Panitia Deklarasi, H. Berlian Rayes S.Ag., M.Si., M.M.Inov mengatakan bahwa deklarasi ini momen istimewa dan sangat penting untuk keberlangsungan pembangunan di Sumbawa hingga lima tahun ke depan. Karenanya patut disyukuri ketersediaan Haji Mo untuk bisa dicalonkan kembali sebagai Bakal Calon Bupati Sumbawa.

“Tak dipungkiri semua pembangunan yang ada dan kita rasakan saat ini adalah hasil dari tangan dingin beliau. Terlebih lagi ditopang oleh BJS sebagai pasangan yang cocok dan memiliki track record yang luar biasa. Saya mengenal beliau sejak masih kuliah sangat aktif di Senat Fakultas Hukum Universitas Mataram. Sudah keluar masuk di DPR dan juga pernah menjabat sebagai anggota DPRD Provinsi NTB. Jadi kemampuan beliau tidak usah kita ragukan lagi,” kata Haji Berlian.

Ia menilai Mo—BJS merupakan pasangan ideal. Perpaduan birokrat yang memiliki segudang pengalaman dan politisi muda yang sangat energik. Dan ini adalah masa depan yang cerah bagi Kabupaten Sumbawa.

Haji Berlian yang juga Ketua Komisi II DPRD Sumbawa mengaku banyak orang yang bertanya alasan Haji Mo memilih BJS. Menurutnya, BJS adalah keluarga besar Partai Golkar. Meski memakai baju Gelora, di dalam tubuhnya ada darah Golkar yang mengalir.

“Ayahanda beliau (BJS) adalah tokoh masyarakat di Sumbawa dan salah satu kader terbaik Partai Golkar yang selama ini ikut membangun Golkar NTB. Jadi, tidak ada keraguan lagi bahwa kita adalah Golkar. Insya Allah ini adalah kemenangan yang kita raih di Bulan November mendatang,” cetusnya. (SR)

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *