SAMAWAREA PARLEMENTARIA, KERJASAMA DENGAN DPRD KABUPATEN SUMBAWA
SUMBAWA BESAR, samawarea.com (29 Oktober 2023) – Fraksi Demokrat DPRD Kabupaten Sumbawa dalam pandangan umum fraksinya mengungkap beberapa isu strategis.
Juru Bicara Fraksi, Muhammad Yasin Musamma, S.AP beberapa waktu lalu mempertanyakan kepada Bupati Sumbawa terkait berhentinya penyaluran tunjangan daerah terpencil bagi guru honorer yang bertugas di pondok pesantren di Pulau Medang Kecamatan Labuhan Badas ataupun di daerah terpencil lainnya. Penyaluran tunjangan ini dihentikan sejak sejak tahun 2019 lalu.
Ia berharap Bupati Sumbawa untuk lebih memperhatikan guru/tenaga pendidik. Salah satunya dengan mempertimbangkan kembali tunjangan daerah terpencil untuk tenaga guru di Pulau Medang agar dapat disalurkan kembali, sehingga guru honorer di sana bisa menjalankan tugas sebagai pendidik dengan tenang dan maksimal.
Karena sampai kapanpun Pulau Medang dan pulau pulau lain di Kabupaten Sumbawa akan tetap dianggap daerah terluar. “Kami sangat berharap Bupati Sumbawa bisa menganggarkan kembali tunjangan dana daerah terpencil tersebut,” pintanya.
Selain soal tunjangan guru daerah terpencil, Fraksi Demokrat juga menyoroti maraknya geng motor yang meresahkan masyarakat terutama di Kota Sumbawa Besar. Fraksi Demokrat berharap aparat penegak hukum atau pihak kepolisian untuk menindak tegas para pelaku geng motor tersebut, sehingga ada efek jera terhadap mereka yang terlibat. Fraksi Demokrat pun meminta Satpol PP bekerja sama dengan pihak kepolisian mengintensifkan patroli di tempat keramaian di dalam kota dan jika perlu menempatkan personilnya. (SR)






