Posyandu Prima Jadi Role Model di Sumbawa Barat

oleh -271 Dilihat

KERJASAMA SAMAWAREA DENGAN DINAS KOMINFOTIK KABUPATEN SUMBAWA BARAT

SUMBAWA BARAT, samawarea.com (17 Februari 2023)–Bupati Sumbawa Barat, Dr. Ir. H.W. Musyafirin MM mengungkapkan rasa bangga atas capaian Posyandu Prima, sehingga menjadi pilot project integrasi secara nasional yang diakui Kementerian Kesehatan RI.

“Kesuksesan yang telah diraih oleh Kecamatan Jereweh dalam menerapkan Posyandu Prima akan menjadi role model di Sumbawa Barat. Dengan harapan, hal tersebut mampu direplikasi ke desa dan kecamatan lainnya,” kata Bupati, pada Deklarasi Posyandu Prima se-Kecamatan Jereweh, di Gedung Sasai Ate, Kamis (16/2).

Disebutkan, ada 228 Posyandu yang tersebar di semua peliuk se-Sumbawa Barat. Masing-masing desa akan ada 1 Posyandu Prima. Tugas dari peliuk peliuk ini nantinya, akan menjadi basis data yang dikoneksikan dengan KSB satu data.

“Siapa pun yang membutuhkan data terkait orang miskin, orang sakit, maka tinggal klik di aplikasi KSB satu data yang saat ini sedang dipersiapkan perangkat digitalnya,” jelas orang nomor satu di Bumi Pariri Lema Bariri ini.

Sementara untuk penanganan penyakit menular, penyandang masalah sosial (disabilitas, lansia), nantinya akan masuk dalam pelayanan Posyandu Prima yang akan mendapatkan layanan segera. “Saya berharap kepada bapak-bapak kepala desa nantinya dalam menganggarkan dalam APBDesnya, bukan saja pelayanan kesehatan prima, tetapi semua yang termasuk pelayanan hak-hak dasar,” terangnya.

Untuk menunjang hal tersebut, Bupati berharap digitalisasi sistem kerja dapat berfungsi dengan maksimal. Apalagi Agen Gotong Royong (AGR) didominasi oleh kalangan milenial yang tentunya melek teknologi. “Jadi akan terjadi transformasi sistem kerja yang tradisional ke digital,” ungkapnya.

Sebelumnya, Camat Jereweh Muhammad Solihin, S.Pd., MM menerangkan bahwa tim kecamatan telah turun melakukan verifikasi faktual di lapangan untuk mencoba mengecek kondisi fisik, administrasi, dan SDM yang akan bergerak mengoperasikan Posyandu Prima di desa-desa.

“Dalam operasional Posyandu  Prima, akan ditempatkan 2 orang dari tenaga kesehatan dan 2 orang kader dari desa. Mereka nantinya bersedia memberikan pelayanan 5 hari kerja dan insyaAllah semua desa akan membackup Posyandu Prima melalui APBDes masing-masing,” sebutnya.

Sementara itu, Manajer Sosial Impact PT AMNT Dimas Purnama mengatakan, akan selalu berupaya membangun kolaborasi dalam berbagai hal. Seperti dukungan operasional kepada posyandu yang ada di KSB, serta mengambil peran dalam menurunkan angka stunting.

“Selanjutnya ada juga pelatihan tim pendamping keluarga, pemberian makanan tambahan bagi ibu dan balita, gotong royong bersih-bersih lingkungan, dan fogging nyamuk,” pungkasnya. (SR)

Yusron Hadi nusantara pilkada NU

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *