MATARAM, samawarea.com (6 Juli 2022)–Kasus membuang bayi belakangan ini kian marak. Setelah ditemukan jasad bayi perempuan di Pantai Uringan, Kecamatan Labuapi Lombok Barat, kini temuan yang sama di Sungai Ancar Jalan Transmigrasi Lingkungan Majeluk, Kelurahan Pejanggik, Kota Mataram. Bayi berjenis kelamin prempuan ini ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Rabu, (6/7/2022).
Kapolresta Mataram melalui Kapolsek Mataram Kompol Elyas Erikson SH SIK mengatakan, jasad bayi itu ditemukan berawal ketika AH (35) yang sedang nongkrong di Pos Ronda bersama RA. Tak lama AI—pegawai PDAM yang tengah memasang meteran air di salah satu rumah warga, berteriak karena melihat ada anak bayi hanyut di Kali Ancar.
AH dan RA langsung bergegas mengambil bayi yang kondisinya telanjang lengkap ari-arinya ini menggunakan serok terbuat dari bambu. Selanjutnya bayi dibawa ke pos ronda. Kemudian saksi membersihkan jasad malaikat kecil itu dari kotoran yang menempel.
Tampak wajah bayi memerah serta hidungnya mengeluarkan darah. Polisi yang mendapat laporan mendatangi TKP, meminta keterangan saksi-saksi, dan membawa mayat bayi tersebut ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk divisum. (SR)





