KERJASAMA SAMAWAREA DENGAN DINAS DUKCAPIL KABUPATEN SUMBAWA BARAT
SUMBAWA BARAT–Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Sumbawa Barat (Dukcapil KSB) rutin melaukan perekaman ke sekolah-sekolah dengan sasaran siswa yang telah genap berumur 17 tahun.
Kepada Samawarea.com, Kadis Dukcapil KSB, I Made Budiartha S.Sos., MM mengatakan untuk memaksimalkan data kependudukan, pihaknya jemput bola. Seperti penjemputan data ke sekolah-sekolah. Sebab setiap anak-anak yang naik kelas 2 SMA, rata-rata sudah menginjak usia 17 tahun, sehingga dalam pendataan bisa lebih mudah secara kolektif. “Setelah kita data di sekolah, langsung kita lakukan perekaman,” kata Made Budiartha, Selasa (20/4).
Ia menilai program jemput bola ini sangat penting, karena sebagian besar masyarakat atau siswa meski umurnya sudah cukup, malas untuk melakukan pengurusan administrasi kecuali mereka membutuhkannya. Untuk memudahkan mereka, pihaknya mendatanginya langsung.
“Setelah kami lakukan perekaman, kami proses untuk pencetakan di kantor. Selanjutnya KTP diserahkan kepada sekolahnya secara kolektif untuk dibagikan ke masing-masing siswa,” ujarnya.
Bukan hanya ke sekolah, pihaknya juga melaukan penjemputan data ke desa-desa, sehingga tidak ada yang terlewatkan dalam melakukan perekaman. Selama adanya program ini Made mengakui data kependudukan semakin rapi.
“Data ini juga sangat penting karena berkaitan dengan data pemilih pemula, sebab KPU sangat membutuhkan data update setiap saat untuk memastikan setiap warga negara yang sudah memenuhi syarat berhak untuk menyalurkan hak suaranya. Dan selama program penjemputan data ini kita lakukan, data kependudukan kami hampir 100% valid,” pungkasnya. (SR)






