Bom Meledak di Perairan Keramat, Tubuh Nelayan Bajo Hancur

oleh -849 Dilihat

SUMBAWA–Bahanan (38) nelayan asal Desa Labuan Bajo, Kecamatan Utan, Kabupaten Sumbawa, ditemukan tewas dalam kondisi sebagian tubuh hancur, Senin (28/3) pukul 10.30 Wita.

Korban ditemukan di Peraian Tanjung Labu Bua (Takat Serambai) antara Dusun Labu Bua dengan Pulau Keramat pada kedalaman 10 meter.

Saat ditemukan bagian tubuh hingga punggung hancur, kepala sebelah kiri hancur, kedua tangan hancur, kedua paha hancur, dan hanya betis hingga kaki masih utuh.

Kapolsek Utan yang dikonfirmasi melalui Kasi Humas Polres Sumbawa, AKP Sumardi S.Sos, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Kondisi korban yang tewas dengan tubuh hancur ini akibat bom molotov yang biasa digunakan untuk pengeboman ikan.

Sebelum kejadian ungkap Sumardi, usai sholat subuh, korban seperti biasa menjalankan aktifitas menangkap ikan sendirian di Perairan Pulau Keramat. Sekitar pukul 08.30 Wita, terdengar suara ledakan dan didengar saksi Rifal.

Bersama nelayan lainnya, saksi mendekat untuk mengecek kondisi. Di TKP hanya terlihat sampan tanpa awak. Selanjutnya beberapa nelayan menyelam dan sekitar 20 menit menemukan korban dengan kondisi tubuh yang sudah tidak utuh lagi.

Tubuh korban yang sebagian hancur ini dievakuasi menggunakan sampan milik warga untuk dibawa ke rumah duka.

Kapolsek Utan bersama anggota yang tiba di rumah duka menyarankan jasad korban diotopsi. Namun keluarga menolak dan menerima kejadian tersebut sebagai musibah. (SR)

hpn2026 nusantara pilkada NU

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *