Berkat Bantuan Gubernur, Bayi Penderita Hydrocephalus Tertangani  

oleh -449 Dilihat

MATARAM, samawarea.com (26 Juli 2021)

Selain blusukan, keberadaan media social dimanfaatkan betul oleh Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr H Zulkieflimansyah. Ia terus memantau secara aktif, bahkan menjaring setiap informasi, masukan atau keluh kesah masyarakat NTB. Terutama sangat peka dengan persoalan sosial kesehatan.

Untuk kesekian kalinya, respon cepat sebagai seorang pemimpin patut diancungi jempol. Ketika mendengar ada warga yang membutuhkan bantuan, langsung menjadi perhatian Gubernur NTB. Seperti yang dialami pasangan suami istri, Slamet Riadi dan Dhety Apriandhani, warga Dusun Tepisilaga, Desa Mama, Kecamatan Lopok, Kabupaten Sumbawa.

Diketahui, pasutri tersebut kini tengah berada di Lombok. Mereka berdua selama ini fokus mengurus buah hatinya, Hafizah Ghania (9 bulan) yang sedang menjalani perawatan di RSUD Provinsi NTB. Hafizah diketahui penderita Hydrocephalus. Namun, berkat penanganan cepat dan tepat pihak RSUD NTB, akhirnya operasi yang dijalani bayi tersebut berjalan baik dan lancar.

Meski demikian, Hafizah untuk sementara masih harus terus dalam perawatan pihak RSUD NTB. Sehingga, orang tua Hafizah pun harus tinggal di Lombok untuk sementara waktu. Setelah melalui proses cukup panjang dalam perawatan Hafizah, nampaknya pasutri itu cukup kebingungan. Karena, selama di Lombok cukup merogoh kantong untuk kebutuhan sehari-hari.

Merekapun harus nge-kost dengan kondisi seadanya. Mirisnya, mereka juga kelabakan dan sudah tak mampu lagi untuk melanjutkan membayar kost jika harus berlama-lama lagi di Lombok. Sebab untuk makanpun, mereka sudah cukup kelimpungan.

Orang tua Hafizah diketahui dari keluarga kurang mampu. Mereka nampak pasrah dengan keadaan. Harapan menjadi tumpuan mereka, yaitu adanya keajaiban dan bantuan dari pemerintah.

Mereka juga sangat berharap, agar saat ini dapat pulang ke Sumbawa dan berkumpul bersama keluarga sembari berfikir dan berupaya untuk langkah selanjutnya. Hanya masih menunggu seperti apa keputusan pihak dokter. Apakah mereka diizinkan pulang atau tidak. Tak lama kemudian, kabar baikpun menghampiri mereka. Merekapun diizinkan pulang.

Tak sampai disitu, baru saja keluar dari RS, kini harus dihadapkan dengan persoalan lain. Karena untuk pulang ke Sumbawa, merekapun tidak memiliki uang sepeserpun hanya untuk membeli tiket.

Mendengar hal itu, Direktur RSUD NTB dr Lalu Herman Mahaputra langsung merespon cepat. Bahkan tanpa lama, ia langsung memberikan bantuan secara pribadi berupa dana untuk ongkos kepulangan Hafizah dan kedua orang tuanya.

Menurut Dokter Jack akrab Direktur RSUD NTB tersebut, mungkin bantuan yang diberikannya tidaklah seberapa. Ia berharap agar Hafizah dan kedua orang tuanya dapat terbantu pulang ke Sumbawa dan selalu sehat. Sebagai sesama, kata Direktur RSUD NTB itu, sudah sepatutnya saling membantu dan meringankan. Terlebih di tengah pandemi saat ini yang memukul perekonomian warga masyarakat.

Menanggapi hal itu, Slamet Riady dan Dhety orangtua Hafizah mengaku haru dan sangat bersyukur kepada Allah SWT. Terlebih berterimakasih kepada Gubernur NTB sekaligus Direktur RSUD NTB atas perhatian dan kepedulian nyata terhadap mereka.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan berterimakasih kepada Bapak Gubernur NTB dan Direktur RSUD NTB atas bantuan dan kepedulian nyata yang telah membantu kami. Semoga apa yang bapak-bapak perbuat akan dibalas oleh Allah SWT,” ucapnya sembari di Aamiin-kan sang istri.

Menurut dia, tanpa adanya bantuan dari Gubernur NTB dan Direktur RSUD NTB mereka tidak bisa berbuat apa-apa dalam menghadapi situasi saat ini. Disisi lain, ia juga mengaku selama melakukan perawatan buah hatinya di RSUD NTB, pihak rumah sakit dinilainya sudah memberikan yang terbaik.

Dia menganggap, sikap yang ditunjukkan kedua orang tersebut (Gubernur dan Direktur RSUD NTB) benar-benar mencerminkan sosok seorang pemimpin, dengan penuh keikhlasan, kerendahan hati serta memiliki kepedulian yang tinggi terhadap masyarakatnya.

“Sekali lagi, kami mengucapkan terimakasih kepada Pak Gubernur dan Pak Direktur atas kepedulian dan bantuan yang sudah diberikan kepada kami. Semoga Allah membalas dengan kebaikan yang banyak,” ucap Slamet Riadi. (SR)

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *