SAMAWAREA PARLEMENTARIA, KERJASAMA DENGAN DPRD KABUPATEN SUMBAWA
SUMBAWA BESAR, samawarea.com (26 Juni 2021)
Fraksi PDI-P DPRD Sumbawa berkomitmen untuk membantu program-program Taruna Siaga Bencana (TAGANA) terutama dalam mitigasi bencana. Komitmen ini tidak hanya membentuk Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) untuk berkolaborasi dengan Tagana, tapi juga dukungan anggaran.
Hal ini diungkapkan Ketua DPC PDIP Sumbawa, Abdul Rafiq SH didampingi sejumlah anggota Fraksi PDIP Sumbawa usai menggelar Seminar dan Simulasi Penanganan Bencana Bulan Bung Karno 2021, di Kantor DPC PDIP, Sabtu (26/6).
Menurut Rafiq yang juga DPRD Sumbawa ini, keberadaan Tagana sangat strategis dalam penanggulangan bencana. Kiprahnya sudah tak diragukan lagi karena di setiap penanganan bencana selalu menjadi garda terdepan. Padahal apresiasi terhadap kinerja mereka masih sangat minim. Karena selama ini anggota Tagana bekerja dengan hati dan keikhlasan.
“Sebagai orang lapangan, saya selalu menyaksikan bagaimana teman-teman Tagana membantu korban bencana. Padahal disadari atau tidak, perhatian kita terhadap keberadaan mereka (Tagana) masih sangat kurang. Kini kita tidak mau melihat kebelakang lagi, ke depan kami dari PDIP akan mengawalinya untuk memberikan dukungan anggaran melalui dana pokir. Meski ini langkah kecil dari kami semoga bermanfaat bukan hanya bagi Tagana tapi juga masyarakat Kabupaten Sumbawa,” ujarnya.
Rafiq mengakui bahwa penanganan saat terjadinya bencana itu penting. Namun yang jauh lebih penting adalah mitigasi bencana, salah satunya dengan menggelar pelatihan dan simulasi penanganan bencana.
Dengan pelatihan ini, maka diketahui siapa berbuat apa, sehingga memiliki pengetahuan yang cukup dan handal ketika menangani bencana. Sebab tidak jarang saat terjadi bencana, ungkap Rafiq, kerap terjadi kepanikan di lapangan karena petugas yang diturunkan tidak siap.
“Untuk itu Fraksi PDIP akan membantu Tagana memaksimalkan program mitigasi, sehingga mampu menyiapkan masyarakat dalam menghadapi bencana yang bisa terjadi kapan saja. Dengan kesiapan ini, maka resiko dari bahaya bencana itu dapat diminimalisir,” tandasnya.
Menanggapi hal itu, Ketua FK Tagana Propinsi NTB, Dedi Susanto S.Pd.I, mengapresiasi perhatian PDI-P terhadap keberadaan dan kiprah Tagana. Dedi mengakui selama ini tidak ada anggaran yang dialokasikan kepada Tagana Sumbawa untuk program mitigasi. Padahal program ini sangat penting.
Untuk menyiasatinya, ungkap Dedi, Tagana berkolaborasi dengan berbagai pihak, salah satunya PDI-P untuk menggelar kegiatan simulasi dan seminar penanganan bencana. Termasuk dengan sejumlah sekolah.
“Mungkin factor keterbatasan anggaran daerah, program mitigasi yang kami usulkan belum bisa direalisasikan, terlebih di masa pandemic covid ini banyak anggaran yang direfocusing untuk dialihkan bagi penanganan Covid,” kata Dedi, seraya menyambut antusias komitmen dan perhatian Fraksi PDIP, sehingga program mitigasi ke depan bisa terlaksana. (SR)






