UTS Buka 12 Prodi Baru, dan Berjuang Lahirnya Fakultas Kedokteran

oleh -632 Dilihat

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (13/2/2021)

Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) terus memberikan konstribusinya bagi dalam mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta membantu mencetak SDM yang unggul yang diperlukan untuk pembangunan daerah. Sejak Tahun 2017 hingga 2020, kampus yang berada di kaki Bukit Olat Maras telah mencetak 1.334 sarjana. Sebagiannya melanjutkan ke program magister baik di dalam maupun di luar negeri, dan sebagian lainnya telah berkiprah di dunia kerja.

Saat ini UTS telah memiliki 6 Fakultas dan 14 Program Studi (Prodi) yaitu Fakultas Teknik dengan 6 prodi (Teknik Informatika, Teknik Industri, Teknik Mesin, Teknik Elektro, Teknik Metalurgi, dan Teknik Sipil). Fakultas Ekonomi dan Bisnis 3 Prodi (Akuntansi, Manajemen, dan Ekonomi Pembangunan). Fakultas Ilmu Komunikasi (Prodi Ilmu Komunikasi), Fakultas Psikologi (Prodi Psikologi), Fakultas Teknologi Pertanian (Prodi Teknologi Pertanian dan Prodi Teknologi Industri Pertanian). Kemudian Fakultas Teknobiologi (Prodi Teknobiologi). Serta Sekolah Pasca Sarjana (Prodi Manajemen Inovasi).

Saat melepas 198 wisudawan/wisudawati Tahun Akademik 2020/2021, Sabtu, 13 Februari 2021, Rektor UTS, Chairul Hudaya Ph.D menyampaikan khabar gembira. Menurut Bang Irul—sapaan Rektor, bahwa UTS sedang mempersiapkan pembukaan 12 program studi tingkat sarjana dan 1 program studi tingkat magister yang baru.

Program studi tersebut adalah Prodi Peternakan, Ilmu Perikanan, Teknik Lingkungan, Teknik Pertambangan, Teknik Geofisika, Teknik Sistem Energi, Teknik Kelautan, Bisnis Digital, Kewirausahaan, Ilmu Aktuaria, Sastra Inggris, Kajian Film, Televisi dan Media serta Magister Ekonomi Pembangunan. Dengan keberadaan 12 prodi baru tersebut semakin memberikan banyak pilihan bagi putra-putri daerah dan nusantara untuk melanjutkan pendidikan di kampus yang didirikan Dr. H. Zulkieflimansyah M.Sc ini.

Rektor juga meminta dukungan dan doa masyarakat, bahwa UTS sedang memperjuangkan lahirnya Fakultas Kedokteran. Memang diakuinya cukup berat karena untuk mendirikan Prodi Kedokteran diperlukan banyak persyaratan yang tidak mudah. Namun di kampus ini pihaknya diajarkan oleh founding father, bahwa dimana ada kemauan, disitu ada jalan (where there is a will there is a way).

UTS hadir untuk memberikan manfaat tidak hanya kepada masyarakat sekitar namun juga kepada alam semesta. Dengan dasar ini, UTS menghadirkan program GAS (Global Ambasador Scholarship) yang dibuka bagi seluruh negara di dunia. Pada tahun2020, tercatat 2476 calon mahasiswa asing yang mendaftar ke UTS. Dari ribuan pendaftar tersebut, terdapat 21 mahasiswa asing yang berasal 20 negara tergabung dalam program ini.

21 mahasiswa tersebut telah mengikuti perkuliahan selama 1 semester, meski secara online. Hal ini tentunya merupakan kebanggaan bagi UTS maupun masyarakat Sumbawa dan Nusa Tenggara Barat,bahwa lingkungan akademik dunia tidak hanya dirasakan namun juga dihadirkan di daerah ini. “Ini menjadi bukti bahwa slogan, UTS Membumi dan Mendunia terus direalisasikan,” pungkas Bang Irul yang telah memasuki satu tahun memimpin UTS. (SR)

 

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *