Kepergok Curi Motor Nyaris Tewas Dihakimi Massa, Diselamatkan Tim PUMA

oleh -376 Dilihat

DOMPU, samawarea.com (15/7/2020)

SD masih diberikan umur panjang (32). Warga yang beralamat di Desa Ta’a, Kec. Kempo, Kabupaten Dompu, ini nyaris tewas dihakimi massa setelah kepergok mencuri sepeda motor di rumah makan Sate Soto samping SPBU Karijawa, Kelurahan Karijawa Kecamatan Dompu, Selasa, 14 Juli pukul 15.10 Wita. Beruntung jiwanya tertolong setelah tim PUMA Polres Dompu datang menolong dan mengevakuasi pria yang ternyata residivis ini. Tim PUMA juga mengamankan sepeda motor Honda Scoopy DR 3670 MO milik korban.

Kapolres Dompu yang dikonfirmasi melalui Paur Humas, AIPTU Hujaifah, menuturkan, kasus curanmor ini bermula saat korban membeli sate. Setibanya di TKP, korban memarkir kendaraan di samping rumah makan. Tak lama berselang datang SD bersama AH berboncengan menggunakan Honda Revo Fit tanpa Nopol. Keduanya datang dengan berpura pura membeli sate soto. SD memesan sate dan soto, sedangkan AH menunggu dan tetap menduduki sepeda motor yang dibawanya. Setelah memesan sate soto, SD menghampiri sepeda motor milik korban. Kemudian berusaha mencongkel kontak sepeda motor lalu memindahkan posisi untuk dibawa kabur. Namun naas, aksinya kepergok korban. Sontak saja korban berteriak minta tolong sambil menarik pelaku SD. Korban juga mendorong pelaku hingga terjatuh. Pemilik rumah makan yang melihat kejadian itu ikut membantu korban mencoba menghalau pelaku yang ingin melarikan diri. Saat bersamaan datang warga yang kebetulan melintas di sekitar TKP langsung menghakimi SD hingga babak belur. Sedangkan AH berhasil melarikan diri menggunakan sepeda motor.

Kapolsek Dompu, IPDA I Kadek Suadaya Atamaja S.Sos yang mendapat informasi langsung bergerak bersama anggotanya mendatangi TKP. Demikian dengan Tim PUMA yang dipimpin Bripka Zainul Subhan yang sedang melaksanakan patroli rutin juga tiba di TKP. SD langsung diamankan dari amuk massa. Kemudian SD dievakuasi ke dalam Kantor SPBU Karijawa. Negosiasi secara persuasif terhadap massa yang masih ingin melampiaskan emosinya, dilakukan. Namun massa tak bergeming. Melihat situasi rawan dan massa kian banyak, tidak ada jalan lain bagi anggota selain menerobos kerumunan massa. Saat evakuasi berlangsung, massa merangsek melakukan pemukulan terhadap pelaku. Berkat kesigapan anggota akhirnya pelaku berhasil dibawa ke Mapolsek Dompu. Daloam catatan kepolisian, ternyata SD seorang residivis curanmor. Kini dia kembali berurusan dengan hukum guna mempertanggungjawabkan perbuatannya. (SR)

 

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *