Baijuri Bulkiah Lamar ke Nasdem, Siap Jadi Calon Wakil Bupati

oleh -523 Dilihat

SUMBAWA BESAR, SR (14/10/2019)

Nama Baijuri Bulkiah SH kembali muncul dan bakal meramaikan pentas Pilkada Sumbawa 2020 mendatang. Munculnya nama tokoh yang dikenal tegas dan berani ini menghangatkan tensi politik, serta sekaligus menjadi saingan terberat calon manapun. Hal tersebut setelah mantan birokrasi yang pernah menjabat sebagai Anggota DPRD NTB Dapil Sumbawa—KSB ini resmi melamar Partai Nasional Demokrat (Nasdem) untuk menjadi kendaraan politiknya, Senin (14/10) tepat pukul 13.00 Wita.

Tak tanggung-tanggung, saat pendaftaran di Sekretariat DPC Nasdem Sumbawa, BJ—sapaan tokoh yang dikenal yang memiliki jiwa pendobrak dan pejuang yang sangat gigih ini, didampingi keluarga dan para pendukungnya dari berbagai kecamatan seperti Empang, Tarano, Plampang, Maronge, Labangka, Sumbawa, bahkan Alas Barat. Mereka datang berkonvoi menggunakan lebih dari 10 mobil dan sepeda motor, sehingga jalan masuk dan keluar menuju sekretariat terpaksa ditutup. Sebagian besar pendukung BJ adalah perempuan dan semuanya mengenakan kain Sumbawa. BJ sepertinya menyulap suasana pendaftaran bagaikan kampanye Pilkada.

Dalam sambutannya, BJ mengatakan, kehadirannya untuk mendaftar sebagai bukti keseriusannya mengikuti Pilkada 2020. Tentunya Ia berharap bisa diterima dan menjadi bakal calon yang diusung Partai Nasdem. “Sesuai Peraturan Organisasi (PO) Partai, setiap calon yang ingin diusung oleh Nasdem, wajib untuk melamar. Untuk itu saya coba hadir dan berharap ada kehendak Allah, saya bisa dicalonkan Nasdem,” kata mantan kader Demokrat yang telah berhijrah ke PPP.

Lebih jauh dikatakan BJ, Nasdem adalah partai yang masih seumur jagung. Namun kiprahnya berhasil mencatatkan nama partai besutan Surya Paloh itu di urutan empat besar nasional dalam raihan suara Pileg 2019 lalu. Di Kabupaten Sumbawa, Nasdem menempatkan kadernya dan membentuk satu fraksi di DPRD dalam dua periode ini. Kiprah dan semangat tersebut, termotivasi dengan jargon restorasi yang selalu digaungkan Nasdem. Menurut BJ, restorasi sangat pas pada era sekarang ini terutama bagi Kabupaten Sumbawa yang membutuhkan lompatan besar dan cepat. Karena itu Sumbawa harus dipimpin oleh pemimpin yang kreatif, inovatif, berani, dan visioner. Selain kiprahnya, BJ juga tertarik dengan konsistensinya partai ini. Dalam pendaftaran Pilkada, Nasdem melakukannya secara terbuka, tanpa mahar dan tanpa syarat. Ini sangat luar biasa dan tidak pernah dilakukan partai politik manapun. Namun BJ menegaskan mendaftarkan diri bukan karena faktor tanpa mahar dan syarat tersebut. Untuk maju pada Pilkada, calon harus siap dari segala aspek baik moril, materil maupun fisik. “Saya datang menghibahkan diri dengan tekad membawa perubahan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan untuk Sumbawa yang berkemajuan,” cetusnya.

Disinggung mengenai posisinya pada Pilkada, BJ secara tegas mengajukan diri sebagai Calon Wakil Bupati. Siapa calon Bupatinya, ia serahkan sepenuhnya kepada partai yang mengusungnya nanti berdasarkan kesepakatan dengan partai koalisi. Dan untuk saat ini BJ mengaku baru Nasdem tempatnya melamar, dan siap melamar di partai manapun yang membuka pendaftaran.

Sementara Sekretaris DPC Nasdem Sumbawa, Chandra Wijaya Rayes ST didampingi pengurus dan tim verifikasi mengatakan, bahwa berkas pendaftaran yang diajukan BJ sudah memenuhi persyaratan. BJ adalah bakal calon kedua setelah Ir. H. Mokhlis M.Si yang resmi mendaftar, sedangkan yang lainnya sampai saat ini belum mengembalikan formulir pendaftaran. Masih ada waktu hingga tanggal 23 Oktober 2019 mendatang dan terbuka bagi siapa saja untuk mendaftar. Para calon yang mendaftar di Nasdem akan diseleksi dan diverifikasi. Nantinya akan ada tiga nama bakal calon yang dikerucutkan berdasarkan standar, tolok ukur dan norma-norma yang ditetapkan. Tiga calon ini ditambah 2 oleh DPW sehingga menjadi 5 calon untuk dibawa ke DPP. Dari lima calon tersebut akan disurvey oleh lembaga survey yang ditunjuk DPP. Siapa yang tertinggi hasil surveynya, itulah yang ditetapkan sebagai calon yang diusung Nasdem. “Kami ucapkan selamat kepada Bapak Baijuri Bulkiah, semoga nanti menjadi pilihan Nasdem,” kata Jaya—akrab politisi ini disapa.

Untuk diketahui, tagline Partai Nasdem setiap Pilkada adalah partai tanpa mahar dan tanpa syarat. Tagline ini bukan basa basi karena nyata dan terbukti adanya. Tidak ada harga kursi dan tidak ada transaksi karena Nasdem melakukan proses seleksi yang sangat elegan dan terbuka. Tentunya yang berkomitmen, berdedikasi dan siap mengabdi untuk kepentingan rakyat dan daerah. Karena itu Jaya mewanti-wanti kader partai untuk tidak melakukan politik transaksional. Ketika ini diketahui dan terbukti, tanpa ampun kader ini dipecat. Sebab ketika kader melakukan praktek transaksional, saat itu pula putuslah amanah yang dihajatkan untuk daerah dan masyarakat. “Kehadiran Partai Nasdem ingin pembaharuan. Karena itu kita sebagai kader tetap menjaga niat dan komitmen serta memberikan pendidikan politik yang baik, bermoral dan beretika kepada masyarakat,” pungkasnya. (JEN/SR)

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *