SUMBAWA BESAR, SR (22/7/2019)
Pasangan Syukri Rahmat S.Ag—Yadi Surya Diputra S.Sos.I., MA (Syukri—Suryo) yang rencananya maju pada Pilkada Sumbawa 2020 melalui jalur independen, dikhabarkan bubar. Bubarnya paket berjargon “Pedi Samawa” ini di tengah gencarnya kedua tokoh muda sama-sama berlatar NU ini mensosialisasikan diri.
Dikonfirmasi khabar tersebut Senin (22/7), Bakal Calon Bupati (Bacabup) Sumbawa, Syukri Rahmat S.Ag, mengiyakannya. Dikatakan Dea Guru Syukri—akrab tokoh yang juga Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sumbawa ini, setelah melalui proses kurang lebih 3 minggu sejak paket Syukri-Suryo dilepas ke public, akhirnya Yadi Suryadi Putra (Suryo) memutuskan untuk mengurungkan keinginannya maju mendampinginya.
Ada beberapa alasan Suryo menarik diri dari pencalonan mendampingi Syukri. Di antaranya Suryo masih banyak agenda yang sedang dan terus dituntaskan di Jakarta. Dia benar-benar ingin fokus untuk menuntaskan agenda-agenda tersebut. Meski mundur untuk mendampinginya, Dea Guru Syukri mengakui bahwa Suryo tetap menjadi bagian penting dalam Pilkada Sumbawa 2020 pada peran yang berbeda serta tetap berada dalam gerbong Syukri Rahmat. “Sekalipun Suryo mundur dan tidak jadi mendampingi Saya, insya Allah, Suryo tetap menjadi bagian penting dalam Pilkada Sumbawa 2020 dan tetap berada dalam gerbong Syukri Rahmat,” tegasnya. (JEN/SR)





