Tahun Ini, RSUD Asy Syifa Tambah 10 Clinical Pathway

oleh -316 Dilihat

KERJASAMA SAMAWAREA DENGAN RSUD ASY-SYIFA KABUPATEN SUMBAWA BARAT

SUMBAWA BARAT, SR (10/11/2018)

RSUD Asy-Syifa Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) akan menambah 10 Clinical Pathway pada Tahun 2018 ini. Hal itu dilakukan untuk melengkapi panduan bagi professional pemberi asuhan untuk semua tenaga kesehatan di rumah sakit tersebut baik bagi dokter, perawat, petugas gizi, hingga apoteker. Ini penting  dalam upaya memberikan asuhan kepada pasien secara standard dan seragam. “Kita baru punya 5 Clinical Pathway. Rencananya tahun ini juga kita tambah 10 Clinical Pathway lagi,” kata Direktur RSUD Asy-Syifa, dr. Carlof Sitompul di ruang kerjanya, belum lama ini.

Adanya penambahan Clinical Pathway, sambung Dokter Carlof, diharapkan panduan pemberi asuhan di RSUD Asy Syifa semakin lengkap. Karena tujuan Clinical Phatway untuk menjadi pemandu dalam memberikan asuhan sesuai jenis penyakit yang ada. “Tidak ada lagi variasi dalam merawat pasien. Misalnya ada pasien usus buntu, maka Clinical Pathaway itu memandu bagaimana dokter merawat pasien ini, bagaimana perawat melakukan perawatan asuhannya, bagaimana petugas gizi memberikan asuhan gizinya, termasuk juga apoteker. Jadi tidak ada variasi dalam menangani pasien,” jelasnya.

Diakuinya, Clinical Phatway di RSUD Asy-Syifa masih belum lengkap. Namun panduan pemberi asuhan tetap dimiliki oleh petugas kesehatan karena sebelumnya telah ada panduan praktik kliniknya masing-masing. “Kalaupun belum ada clinical phatway di jenis penyakit tertentu misalnya, setiap porfesi mempunyai panduan praktek kliniknya sendiri. Cuma panduan itu ada variasinya, tinggal kita buat clinical pathwaynya agar tidak bervariasi,” imbuhnya lagi. (HEN/SR)

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *