KERJASAMA SAMAWAREA DENGAN DINAS PUPR-PP KABUPATEN SUMBAWA BARAT
SUMBAWA BARAT, SR (23/11/2018)
Strategi Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) dalam penanganan pasca gempa dengan membentuk kelompok masyarakat (Pokmas ) yang diperkuat dengan Perda Gotong Royong (PDPGR) ternyata sangat jitu. Ini terbukti dengan progres pelaksaaan pembangunan rumah untuk korban gempa bantuan tahap I dari pemerintah pusat sudah hampir selesai, mencapai 99%.
Bupati Sumbawa Barat, Dr. Ir. H.W. Musyafirin MM pada Harlah KSB ke-15 beberapa waktu lalu mengatakan 19 Agustus, KSB diguncang gempa bumi 5,9 SR yang mengakibatkan 18.557 rumah warga rusak baik berat, sedang maupun rusak ringan. Untuk menangani pasca gempa, pemerintah pusat telah menggelontorkan bantuan untuk tahap awal sebesar Rp 8.650.000.000 untuk 346 rumah rusak berat, Rp 19.271.150.000 untuk 651 rumah rusak sedang dan 184 rusak ringan. Untuk menangani bantuan ini, pihaknya dengan semangat gotong royong yang dituangkan dalam Peraturan Daerah (Perda) Pemberdayaan Gotong Royong (PDPGR), membentuk kelompok masyarakat (Pokmas) Plus. Dengan strategi ini pengerjaan rumah warga berjalan sangat baik dan lancar. “Progres sampai saat ini sudah hampir rampung mencapai 99%. Insyaa Allah dalam waktu dekat bisa kami tuntaskan sampai 100%,” tandasnya.
Selanjutnya orang nomor satu di KSB ini menginformasikan bahwa bantuan tahap II sudah ditransfer pemerintah pusat melalui BNPB, sebesar Rp 64 Milyar untuk pembangunan 450 rumah korban gempa rusak berat, 1.318 rusak sedang dan 2.070 rusak ringan. Jumlah yang akan diberikan tetap dengan pola awal. Untuk rusak berat diberikan 50% Rp 25 juta sisanya menyusul, rusak sedang 100% Rp 25 juta, dan rusak ringan 100% sebesar Rp 10 juta. “Kami sudah siapkan dana tahap kedua ini untuk dikerjakan secepat mungkin,” imbuhnya.
Di bagian lain Bupati Musyafirin sangat mengapresiasi masyarakat Kecamatan Maluk yang sudah mulai mengerjakan rumah korban gempa menggunakan dana talangan sebelum anggaran turun dari pemerintah pusat. Pola pengerjaannya sama, yaitu bekerja sesuai instruksi tim fasilitator dari pusat, dikerjakan secara gotong royong oleh Pokmas plus yang terdiri dari masyarakat, perwakilan pemerintah, Babinsa, dan Babhinkantibmas, sehingga rumah yang dibangun sesuai harapan pemerintah pusat. Dana talangan yang digunakan akan diganti pemerintah pusat.
Bupati menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat KSB, kepolisian, TNI, ASN, dan perusahaan yang telah bekerjasama dan bergotong royong untuk menuntaskan setiap maslah yang ada di KSB. (HEN/SR)






