Juara LSS Tingkat Propinsi, SDN Kerato Tembus Nasional

oleh -445 Dilihat

SUMBAWA BESAR, SR (22/11/2018)

Meski persiapan dilakukan hanya dalam waktu dua minggu untuk menghadapi penilaian Lomba Sekolah Sehat (LLS) tingkat Provinsi, namun berbuah manis. Sekolah yang dipimpin Darmatasia S.Pd ini berhasil meraih juara pertama dan berhak mewakili NTB pada LSS Tingkat Nasional.

Kepala SDN Kerato, Darmatasia yang ditemui belum lama ini mengaku bersyukur karena kerja keras seluruh elemen yang terlibat terbayar lunas. Untuk menghadapi penilaian tingkat nasional, sekolahnya yang sudah ditetapkan sebagai duta NTB, tengah mempersiapkan diri. Meski diketahui kapan penilaian itu dilakukan. Informasi tentang keberhasilan sekolahnya mewakili NTB ini sudah disampaikan kepada Paguyuban Kelas. Orang tua wali murid juga sudah diajak untuk berpartisipasi melengkapi sarana dan prasarana yang menjadi penilaian kelak. Dukungan penuh pun lantas disuarakan orang tua wali murid. Dukungan yang sama juga disampaikan oleh Kepala Desa Kerato, termasuk komite.

Menurut Ibu Odek—sapaan mantan Kepala SDN Sering ini, menjadi sekolah sehat tidak berlangsung instan. Sekolah sehat harus lahir dari kebiasaan pola hidup sehat seluruh warga di lingkungan sekolah itu sendiri. Hanya beberapa hal yang dianggap kurang akan dilakukan pembenahan.

Mengenai fokus pembenahan sehingga SDN Kerato dapat mengikuti jejak SDN Sering meraih prestasi tingkat nasional, Ibu Odek mengaku melakukan perbaikan ruang UKS dan melengkapi sarana prasarananya. Pengetahuan dokter kecil tentang seputar ilmu kesehatan juga ditambah. Untuk menambah ilmu pengetahuan dokter kecil ini sekolah menjalin kerjasama dengan Puskesmas Kecamatan Unter Iwes. “Kantin sekolah juga kita perbaiki. Lingkungan sekolah kita bikin asri lagi. Kalau kamar mandi sudah tidak ada masalah. Jumlahnya sudah mencukupi kebutuhan seluruh warga sekolah. Tapi kami tetap mengharapkan bantuan untuk merehabnya, supaya terlihat lebih bagus lagi,” tandasnya.

Upaya lainnya yang dilakukan SDN Kerato, adalah melakukan sharing ilmu dengan SDN Sering yang tahun ini meraih juara III tingkat nasional dalam lomba yang sama. “Sharing ilmu dengan SDN Sering ini sangat penting supaya kami dapat mengikuti jejak mereka meraih prestasi di tingkat nasional nanti,” sambungnya.

Untuk diketahui, pada LSS tingkat provinsi sebenarnya SDN 2 Mapin Kebak yang seharusnya dinilai oleh tim provinsi. Namun, karena sekolah bersangkutan terkena gempa, penilaian pun urung dilakukan. Pemda Sumbawa melalui bagian Pemerintahan akhirnya menunjuk SDN Kerato sebagai penggantinya. Di LSS tingkat kabupaten sendiri, SDN Kerato hanya meraih juara dua. Sementara juara pertama diraih SDN 2 Mapin Kebak. (SR)

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *