LCC Kebudayaan, SMPN 1 Sumbawa 5 Besar Nasional

oleh -398 Dilihat

SUMBAWA BESAR, SR (10/09/2018)

Pelajar SMP Negeri 1 Sumbawa kembali menorehkan prestasi di kancah nasional. Pada Lomba Cerdas Cermat (LCC) Kebudayaan tingkat Nasional tahun 2018 yang digelar di Jakarta, 3—7 September, Ridho Suryo Prosojo, Putri Adelia Zafira dan Sheila Joascelyn, berhasil meraih juara Harapan Dua Nasional. Untuk merebut prestasi ini tiga pelajar kelas IX tersebut, bersaing dengan peserta dari 34 provinsi di seluruh Indonesia. Seluruh peserta dituntut mampu menguasai materi lomba secara cepat, tepat, cerdas dan cermat.

Kepala SMP Negeri 1 Sumbawa, Sri Irianti S.Pd, M.Pd mengucapkan syukur atas prestasi yang diraih anak didiknya. Juara ini menurutnya seperti mengulang prestasi tahun 2015 lalu pada lomba serupa. Saat itu, Rahmatullah Ashaby, Nofiana Ayu Rizkiana Sari dan Nanda Ichwani Safitri yang mewakili NTB ke tingkat nasional, berhasil meraih juara harapan dua nasional. Di tahun 2016, sekolahnya hanya mampu meraih juara tiga tingkat provinsi, sehingga gagal mewakili NTB ke ajang nasional. Demikian tahun 2017 lalu, sekolahnya berada di posisi runner up atau juara dua provinsi. “Tahun ini kita berhasil lagi meraih juara pertama tingkat provinsi, dan berhak mewakili NTB ke nasional,” tandasnya.

Sebelum berlaga di tingkat nasional tahun ini, Ridho, Putrid an Sheila mendapat bimbingan langsung dari Abdul Muis, selaku guru Pembina. Selama mengikuti lomba, Ia mengakui ada beberapa kekurangan yang harus diperbaiki ke depannya. “Saat lomba, anak-anak kadang kalah cepat menjawab soal. Begitu juga dengan penguasaan materi lagu daerah, masih kurang. Ini akan kita perbaiki agar prestasi SMPN 1 Sumbawa dalam LCC Kebudayaan tingkat nasional ke depannya semakin baik,” ucap mantan Kepala SMPN 1 Rhee ini.

Khusus di sekolahnya sambung Sri Irianti, kegiatan ekstra kurikuler seperti bidang kebudayaan merupakan program unggulan di samping OSN, O2SN maupun drumband. Bidang kebudayaan terutama untuk LCC, peminatnya cukup banyak. Setiap tahun, peserta yang disiapkan untuk mengikuti lomba tersebut selalu digodok dengan baik. Begitu juga siswa yang akan mengikuti LCC Kebudayaan tahun 2019 mendatang sudah dipersiapkan dari sekarang.

Mengenai prestasi juara harapan dua nasional yang diraih dalam LCC Kebudayaan tahun ini, Sri Irianti berharap guru dan siswanya tidak cepat merasa puas, sebab tantangan ke depan semakin besar. Prestasi yang diraih ini harus dijadikan pemecut untuk terus berinovasi dan mempersiapkan diri sebaik mungkin. “Untuk meraih prestasi itu kita tidak boleh berhenti, harus terus berinovasi. Kalau kita hanya berjalan di tempat saja maka orang lain bakal berlari meninggalkan kita,” pesannya. (JEN/SR)

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *