SUMBAWA BESAR, SR (14/09/2018)
Open Tournament Sepak Takraw Karbag 2018 berakhir, Jumat (14/9) sore tadi. Tim Telusur berhasil meraih juara pada tahun ini setelah pada babak final mengalahkan Tim Gempa Susulan dengan skor tipis. Di posisi ketiga diraih Tim 495 dan Harapan I Tim Rujak Ara. Untuk juara pertama hingga ketiga mendapat piala tetap, piagam penghargaan dan uang pembinaan. Sedangkan juara keempat hanya piagam dan uang pembinaan. Hadiah tidak hanya diberikan kepada para juara, penonton pun ikut kebagian. Mimin ditetapkan sebagai penonton terheboh, dan Anwar sebagai penonton terbaik. Kebahagiaan juga dirasakan ibu-ibu dan anak-anak. Sebab mereka juga diikutsertakan dalam perlombaan dan mendapatkan hadiah yang sangat menarik. Untuk ibu-ibu mengikuti lomba Tendangan 12 Pas, sementara anak-anak lomba lari kelereng, balap karung, dan tarik tambang.
Ketua Panitia, Dany mengatakan, Open Tournament Sepak Takraw Karbag Cup ini adalah yang pertama dan baru dilaksanakan pada tahun 2018 ini. Event yang mulai dilaksanakan Selasa (11/9) ini mengikutsertakan puluhan tim dari 6 RT di dua RW Lingkungan Karang Bage, Kelurahan Bugis. “Alhamdulillah sukses pelaksanaannya dan sukses hasilnya,” ucap Dany yang juga Ketua Pemuda Karang Bage ini.
Kegiatan tersebut ungkap Dany, sebagai ajang untuk mempererat tali silaturrahim di samping sarana pembinaan generasi muda. Rencananya kegiatan ini akan dilaksanakan secara rutin setiap tahunnya. Bukan hanya Sepak Takraw tapi juga perlombaan lain dengan jumlah peserta diperluas. Sebab banyak tim dari luar Karang Bage yang berkeinginan untuk ikut. “Insyaa Allah tahun depan kami gelar kembali, kegiatannya akan kami tingkatkan baik secara kuantitas maupun kualitas,” cetusnya.
Sementara Pembina Pemuda Karang Bage, Zainuddin Jen didampingi Andy Mustakim mengapresiasi kreatifitas para remaja dan pemuda yang berinisiatif menggelar kegiatan positif ini. Tentunya hal itu patut didukung agar terus berkesinambungan setiap tahunnya. Sebab melalui kegiatan ini akan terjadi perubahan prilaku pemuda ke arah yang positif, bahkan dengan sendirinya akan tercipta generasi yang kreatif. “Apapun yang dilakukan pemuda asalkan positif wajib kita dukung,” tegasnya. (JEN/SR)










