SUMBAWA BESAR, SR (26/02/2018)
Sebanyak 300 pesilat remaja berlaga di Sumbawa Open Pencak Silat Championship. Kegiatan yang diikuti pelajar SMP dan SMA sederajat dari seluruh kecamatan di Kabupaten Sumbawa ini berlangsung di Padepokan KONI Kabupaten Sumbawa, 24–26 Februari 2018.
Ketua Panitia Penyelenggara, Jufriadi melaporkan bahwa event tersebut bertujuan memberikan kesempatan kepada para atlit sejak dini untuk mengembangkan potensi diri, khususnya dalam bidang olahraga. Event ini juga untuk menggali potensi calon generasi muda dalam bidang olahraga khususnya pencak silat. Selain itu meningkatkan prestasi olahraga pencak silat, serta membentuk sikap profesionalisme dan menjalin hubungan silaturrahim sekaligus mempererat hubungan antar sesama anggota pencak silat. Di samping itu meningkatkan rasa kecintaan terhadap budaya bangsa yaitu pencak silat. ‘’Dengan melibatkan seluruh pesilat dari sekolah-sekolah yang berada di seluruh kecamatan diharapkan acara ini benar-benar sesuai mutu seni beladiri yang mencirikan keagungan budaya Bangsa Indonesia, serta dapat senantiasa melestarikan dan mengembangkan secara luas,’’ paparnya.
Sementara itu Ketua IPSI Sumbawa, Kamaluddin ST M.Si menyatakan, kegiatan ini penting guna membangun karakter para remaja yang menjadi peserta. Karena itu ia berpesan agar peserta yang bertanding tidak sekedar mengikuti sebuah kompetisi, tetapi yang utama membangun kebersamaan silat di IPSI. Kamal—sapaan akrab Wakil Ketua DPRD Sumbawa ini juga berpesan kepada wasit agar menjadi pengadil yang benar-benar obyektif, sehingga tidak memantik persoalan di ajang ini.
Di tempat yang sama Sekretaris KONI Sumbawa, Tata Kostara S.Sos mengapresiasi kegiatan yang digelar IPSI. Karena dalam beberapa tahun terakhir, event seperti ini kian meredup. ‘’Alhamdulillah dengan Ketua dan pengurus yang baru saat ini mulai ada geliat, ada semangat IPSI untuk kembali bangkit di Tana Samawa,’’ ujarnya.
Wakil Ketua DPRD Sumbawa, Dr. Drs. A. Rahman Alamudy SH M.Si mengakui, kegiatan ini bisa menghindari waktu yang tidak produktif bagi para pelajar. Mereka dapat memanfaatkan waktu untuk kegiatan yang positif dan berprestasi. “Saat ini mereka adalah pemuda, di masa mendatang mereka adalah pemimpin kita. Jadi jangan sia-siakan waktu dan kesempatan yang berbuat positif dan produktif,’’ cetusnya.
Mewakili Bupati Sumbawa, Staf Ahli Bupati Bidang Sumber Daya Aparatur dan Kemasyarakatan, Ir A Yani berharap kepada para pesilat yang bertanding menjadikan event ini sebagai wahana untuk dapat menambah pengalaman bertanding, serta memupuk semangat kebersamaan dan sportivitas. Kepada para pengurus diminta membangun komitmen dan melakukan terobosan-terobosan baru dalam mengoptimalkan pembinaan olahraga khsusunya pencak silat di Kabupaten Sumbawa. Semakin banyak event-event kompetisi seperti ini, akan semakin tinggi jam terbang para atlet, tentunya dapat menambah motivasi dan rasa percaya diri dalam mengembangkan bakat dan profesionalismenya. (JEN/SR)






