Curi Motor di Sumbawa, Satu Pelaku Tewas Tertembak

oleh -641 Dilihat

SUMBAWA BESAR, SR (31/08/2017)

Satu dari tiga pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) tewas tertembus timah panas, setelah beraksi di Labuan Jontal, Kecamatan Plampang, Kabupaten Sumbawa, Kamis (31/8) dinihari. Sedangkan dua pelaku lainnya, terpaksa menyerah dan pasrah ditangkap polisi. Para pelaku curanmor berinisial AN (34), JH (38) dan IK (tewas tertembak) ini berasal dari Kabupaten Dompu. Mereka tertangkap Tim Khusus (Timsus) Polsek Manggalewa Dompu hasil koordinasi dengan Polsek Plampang.

Kapolsek Plampang, IPTU Sarjan yang hanya dikonfirmasi SAMAWAREA Kamis pagi ini, membenarkan hal itu. Bermula ketika adanya laporan kehilangan sepeda motor milik Sukardi warga Labuan Jontal Kecamatan Plampang, Rabu (30/8) sekitar pukul 07.00 Wita. Sepeda motor Yamaha Vixion putih EA 3857 EC ini diparkir di bawah kolong rumah dan ditinggalkan melaut. Situasi sepi ini dimanfaatkan para pelaku untuk beraksi. Polisi yang mendapat laporan langsung berkoordinasi dengan sejumlah Polsek termasuk Polsek Manggalewa Kabupaten Dompu. Koordinasi langsung ditindaklanjuti Polsek di sana dengan mengerahkan Timsus untuk mencegat para pelaku. Tak berselang lama, ketiga pelaku berboncengan menggunakan Vixion hasil curiannya melintas. Saat dicegat, mereka kabur. Setelah diberikan tembakan peringatan tak digubris, akhirnya tembakan melumpuhkan dilakukan. Satu orang pelaku berinisial IK langsung rebah tertembus peluru. IK akhirnya meninggal dunia dan telah dikuburkan. Sedangkan dua pelaku lainnya, AN dan JH langsung digelandang ke Polsek Manggalewa, yang kemudian dijemput Polsek Plampang. Diungkapkan Sarjan, IK merupakan residivis sekaligus eksekutor aksi curanmor. IK sudah lama menjadi target operasi pihak kepolisian di Dompu. AN juga demikian, selain beraksi di Sumbawa juga aksi lainnya dilakukan di Dompu. Karena itu pihak Polsek Plampang hanya membawa JH ke Sumbawa untuk diproses. Sementara AN akan ditangani Polsek Dompu untuk kasus lainnya.

Massa mendatangi Polsek Plampang penasaran ingin melihat wajah pelaku

Untuk diketahui beber Sarjan, kasus curanmor di Labuan Jontal Plampang kerap terjadi. Pasalnya sepanjang hari situasi perkampungan itu sepi. Warganya yang sebagian besar berprofesi sebagai nelayan berangkat melaut hingga beberapa hari. Situasi inilah yang dimanfaatkan ketiga pelaku untuk beraksi. Sebelum beraksi mereka menginap di Olat Serantok lalu turun pagi hari ke Labu Jontal.

Hingga tadi malam warga Plampang menyemut di Mapolsek setempat. Warga ingin melihat wajah pelaku. Dari beberapa orang warga mengenali wajah pelaku karena sering keluar masuk Labuan Jontal. “Kasus ini akan kami kembangkan karena tidak menutup kemungkinan pelaku ini terlibat beberapa kasus di wilayah hukum Polres Sumbawa,” demikian Kapolsek Sarjan. (BUR/SR)

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *