PMI: Terbesar, Bantuan PT AMNT untuk Korban Banjir Bima

oleh -308 Dilihat
Ari Burhanuddin selaku Representative Media Relation PT AMNT menyerahkan bantuan secara simbolis kepada Wakil Ketua PMI NTB, dr. Syahruddin

KOTA BIMA, SR (25/12/2016)

Sekretaris PMI NTB, Saptadi Akbar menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepedulian keluarga besar PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) terhadap korban banjir di Kabupaten dan Kota Bima. Ia menilai bantuan dari PT AMNT yang disalurkan melalui PMI Kota Bima, terbesar saat ini. Dan bantuan seperti ini sangat dibutuhkan para korban. “Alhamdulillah pada hari ini, ini mungkin bantuan terbesar yang diberikan para pihak melalui PMI,” terangnya.

Bantuan ini ungkap Akbar, akan disalurkan sesuai hajat keluarga besar PT AMNT, sehingga sampai ke tangan korban banjir yang berhak, sesuai dengan assessment yang sudah dilakukan. Sejauh ini assessment masih dilakukan di sejumlah kecamatan, mengingat adanya banjir susulan Jumat (23/12) kemarin, sehingga bantuan dapat didistribusikan langsung kepada korban.

Gensuv Social Responsibility and Government Relation PT AMNT, Zulkarnaen Quin menyerahkan bantuan secara simbolis kepada Wakil Ketua PMI NTB, dr. Syahruddin
Gensuv Social Responsibility and Government Relation PT AMNT, Zulkarnaen Quin menyerahkan bantuan secara simbolis kepada Wakil Ketua PMI NTB, dr. Syahruddin

Sementara Wakil Ketua Bidang Kerjasama dan Hubungan Antar Lembaga PMI NTB, dr. Syahruddin menambahkan, atas nama keluarga besar PMI NTB, Kota Bima, Kabupaten Bima dan Mataram menyampaikan terimakasih kepada PT AMNT. Bantuan yang diberikan ini akan disalurkan secara amanah. Bantuan ini juga akan dilaporkan ke Posko dan Pemerintah Bima. ‘’Semoga bantuan ini dapat meringankan beban saudara kita yang terkena musibah. Bantuan ini akan disalurkan oleh KSR PMI bersama Pemerintah Kabupaten dan Kota Bima,” pungkas Syahruddin.

amnt-bantuan-hl

Dalam kesempatan itu Rusdin S.Sos—Kepala Markas PMI Kota Bima melaporkan, bahwa wilayah terdampak kabupaten dan Kota Bima meliputi 16 kecamatan dengan daerah terparah di antaranya Kecamatan Wawo (Desa Maria) Kabupaten Bima. Kemudian Kota Bima yaitu Kecamatan Rasanae Timur 17.776 jiwa, Raba Dompu 38.223 jiwa, Bara 34.143, Kecamatan Mpunda, Rabangodu, Penatoi, Penanae, selebihnya belum terdata secara maksimal karena kondisi dan jalur transportasi yang masih terputus. Para korban sebagian besar diungsikan ke beberapa titik yaitu Masjid Baitul Hamid Kelurahan Penaraga, Masjid Lewirato, Masjid Annur Monggonao, Masjid Paruta, dan tiga masjid di Kelurahan Tanjung. Sejauh ini PMI telah melakukan tindakan yaitu melakukan evakuasi, membantu distribusi logistic, assessment dcan membantu pelayanan kesehatan Dikes. (JEN/SR)

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *