Undangan Mutasi Pejabat Sumbawa Bagaikan Serangan Fajar

oleh -437 Dilihat
Ilustrasi (mutasi pemerintahan sebelumnya)

SUMBAWA BESAR, SR  (10/10/2016)

Mutasi pejabat Sumbawa bagaikan serangan fajar. Sebab undangan mutasi pejabat struktural di lingkup Pemda Sumbawa disebar di Senin (10/10) pagi buta sebelum ayam berkokok. Para pejabat yang menerima undangan itu tentu saja terkejut namun mereka sudah siap menerima kenyataan itu kapan saja, mengingat informasi mutasi sudah tidak sexy lagi karena sudah didengungkan hampir di setiap kesempatan.

Mutasi pejabat yang digelar di hari yang sama dengan pelantikan 19 kepala desa terpilih hasil Pilkades serentak tersebut, merupakan mutasi perdana. Siapa pejabat yang dimutasi terlihat dari pakaian yang dikenakan. Bagi yang dimutasi mengenakan pakaian hitam putih. Sebagian terlihat ceria, sebagian lainnya tersenyum kecut. Beberapa pimpinan SKPD banyak yang mengenakan pakaian tersebut. Ada juga beberapa di antaranya birokrat yang dikenal menjadi ‘tim sukses’ Husni—Mo yang sebelumnya tidak mendapatkan jabatan apa-apa akibat didemosi pemerintahan sebelumnya. Hingga berita ini dipublis, pelantikan pejabat struktural belum berlangsung karena Bupati masih rehat setelah melantik 19 kepala desa terpilih. Rencananya pukul 11.00 Wita. Namun sejumlah pejabat sudah siap-siap di lantai III Kantor Bupati Sumbawa. (JEN/SR)

bawaslu

Responses (3)

  1. Mutasi harus dilakukan agar ada penyegaran birokrasi agar ada perbandingan antara pelaksana yg sebelumnya menjabat dgn org yg menjabat diperiode yg baru.
    Pejabat yg baru harus berani membuat trobosan baru yg cepat tepat dirasakan oleh masyarakat tau Tana samawa bagi perkuatan nkri sbg implementasi pembangunan yg menyeluruh daj semesta disegala bidang

  2. Bongkar pola struktur jabatan itu boleh2 sj
    penyegaran birokrasi sah2 sj…
    tp d penerapan/pelaksanaanx tdk dibarengi dgn ” murka politik ”
    bertentangan dgn slogan ” SABALONG SAMALEWA”
    Rotasi jabatan sangat2 memilukan,,,pejabat/pemimpin itu dasar nya hrs BERAKHLAK dulu utk hal2 yg lain itu nmr ke seribu…

  3. Mengkaji ” Plesetan ” Tau Samawa
    ” LES UTI TAMA RENTEK ”
    (yg putih dikeluar kn masuklah yg becek/kotor)
    menerobos kegagalan pemimpin samawa dari masa ke masa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *