Sumbawa Barat. Samawarea. Com ( 02/3/2026)
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) dijadwalkan akan melaksanakan kegiatan reses pada tanggal 9 hingga 14 Maret mendatang. Agenda ini menjadi momen penting bagi para wakil rakyat untuk turun langsung ke tengah masyarakat guna menyerap dan menindaklanjuti berbagai aspirasi yang berkembang di setiap daerah pemilihan.
Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Sumbawa Barat, Badaruddin Duri, menegaskan bahwa kegiatan reses bukan sekadar agenda rutin kelembagaan, melainkan kewajiban moral dan politik anggota dewan sebagai representasi rakyat. Ia menyampaikan bahwa seluruh anggota DPRD KSB telah mempersiapkan diri untuk turun langsung mendengar kebutuhan masyarakat secara terbuka dan menyeluruh.
Menurut Badaruddin Duri, reses merupakan ruang dialog yang sangat strategis untuk memastikan program pembangunan benar-benar berpijak pada kebutuhan riil masyarakat. “Kami berharap dalam pelaksanaan reses nantinya, seluruh anggota dewan mampu menyerap aspirasi masyarakat dengan baik, mencatat setiap usulan secara detail, dan mengawal setiap aspirasi tersebut agar dapat diperjuangkan dalam pembahasan anggaran maupun kebijakan daerah,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya komitmen bersama dalam mengawal hasil reses. Aspirasi yang disampaikan masyarakat, baik terkait pembangunan infrastruktur, peningkatan layanan kesehatan, pendidikan, pertanian, perikanan, hingga pemberdayaan ekonomi, harus menjadi perhatian serius dan tidak berhenti sebatas catatan administrasi semata. DPRD KSB, lanjutnya, memiliki tanggung jawab untuk memastikan setiap suara rakyat mendapat ruang dalam proses perencanaan pembangunan daerah.
Pelaksanaan reses pada 9–14 Maret ini akan dilakukan di masing-masing daerah pemilihan anggota dewan. Berbagai pertemuan dijadwalkan berlangsung, mulai dari dialog terbuka, kunjungan lapangan, hingga diskusi bersama tokoh masyarakat, kelompok pemuda, perempuan, serta pelaku usaha lokal. Dengan pendekatan tersebut, diharapkan aspirasi yang dihimpun benar-benar mencerminkan kebutuhan dan harapan masyarakat di tingkat akar rumput.
Badaruddin Duri juga mengajak masyarakat untuk aktif memanfaatkan momentum reses sebagai wadah menyampaikan usulan dan kritik konstruktif. Partisipasi masyarakat dinilai menjadi kunci utama dalam menciptakan pembangunan yang merata dan berkeadilan di Kabupaten Sumbawa Barat.
“Reses ini adalah milik masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa setiap aspirasi yang masuk tidak hanya didengar, tetapi juga dikawal hingga terealisasi sesuai mekanisme yang berlaku,” tegasnya.
Dengan semangat kebersamaan dan komitmen untuk terus memperjuangkan kepentingan rakyat, DPRD KSB optimistis pelaksanaan reses kali ini akan berjalan lancar dan menghasilkan rumusan aspirasi yang berkualitas. Hasil reses tersebut nantinya akan dibahas lebih lanjut dalam rapat-rapat DPRD sebagai bagian dari proses perencanaan dan penganggaran pembangunan daerah, demi terwujudnya Kabupaten Sumbawa Barat yang lebih maju dan sejahtera.






