SUMBAWA BESAR, samawarea.com (11 Januari 2026) – Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Wamendiktisaintek), Prof. Stella Christie, bersama Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot MP dan Sekda Dr. H. Budi Prasetiyo MAP beserta rombongan mengunjungi Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Sumbawa.
Dalam kunjungan tersebut, Prof. Stella Christie mengaku senang dapat berinteraksi langsung dengan para siswa Sekolah Rakyat. Ia melihat secara langsung bagaimana anak-anak belajar sambil bermain, khususnya dalam pembelajaran matematika.
“Saya senang sekali bisa berinteraksi dengan anak-anak dan melihat mereka bermain sambil belajar matematika,” ujarnya.
Wamendiktisaintek juga memberikan apresiasi terhadap fasilitas pembelajaran yang tersedia di Sekolah Rakyat, seperti penggunaan smart board dan digital board. Menurutnya, fasilitas tersebut sangat mendukung proses belajar yang lebih interaktif dan menyenangkan bagi anak-anak.
“Ini sangat baik, karena anak-anak dapat belajar dengan cara yang lebih interaktif dan menyenangkan,” katanya.
Sebagai profesor di bidang ilmu otak, Prof. Stella Christie menekankan pentingnya metode bermain sambil belajar dalam mendukung perkembangan otak anak. Ia mengaku senang melihat metode tersebut telah diterapkan di Sekolah Rakyat Sumbawa.
“Bermain sambil belajar sangat penting untuk perkembangan otak anak-anak, dan saya senang melihat anak-anak di sini sudah melakukan itu,” tambahnya.
Lebih lanjut, Wamendiktisaintek juga menyoroti pentingnya pembelajaran aktif di sekolah. Ia mencontohkan saat anak-anak menonton video pembelajaran tentang metamorfosis.
“Saya melihat anak-anak menonton video tentang metamorfosis, tapi saya ingin mereka tidak hanya menonton, tapi juga bertanya dan berpikir,” ungkapnya.
Ia pun menyarankan para guru untuk menghentikan video pembelajaran sejenak dan mendorong siswa agar aktif bertanya maupun menjawab pertanyaan.
“Belajar itu harus aktif, tidak hanya pasif menonton. Anak-anak harus berpikir dan bertanya agar ilmunya terserap,” tegasnya.
Di akhir kunjungan, Prof. Stella Christie juga memuji visi Presiden Republik Indonesia terkait digitalisasi sekolah dan pengembangan Sekolah Garuda. Menurutnya, visi tersebut sudah mulai terlihat dari Sekolah Rakyat yang menyasar anak-anak dari desil 1 dan desil 2.
“Visi Bapak Presiden kita lihat dari Sekolah Rakyat untuk desil 1 dan desil 2, digitalisasi smart board agar bahan-bahan pengajaran terbaik tersedia bagi semua di seluruh Indonesia, termasuk Sekolah Garuda bagi putra-putri terbaik bangsa di sekolah yang sangat berkualitas dan bertaraf internasional,” pungkasnya. (SR)






