SUMBAWA BESAR, samawarea.com (23 Januari 2026) — Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Desa Luk, Kecamatan Rhee, Kabupaten Sumbawa, mengakibatkan satu unit rumah warga mengalami kerusakan pada bagian pondasi dan tembok hancur.
Musibah yang terjadi pada Jumat dini hari sekitar pukul 01.00 Wita di Dusun Bukit Tinggi, RT/RW 004/002, Desa Luk ini telah dilaporkan kepada Bupati Sumbawa dan salah satunya dihembuskan ke Dinas Sosial Kabupaten Sumbawa.
Kepala Desa Luk, Junaidi, SE dalam laporannya menyampaikan bahwa hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi sepanjang malam menjadi penyebab utama robohnya bagian tembok rumah warga tersebut.
“Akibat hujan deras dan angin kencang yang berlangsung cukup lama, pondasi dan tembok rumah warga tidak mampu menahan beban air dan akhirnya ambruk,” ungkapnya.
Beruntung dalam kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Namun, kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp 10 juta.
Saat ini pemerintah desa telah melaporkan kejadian tersebut kepada Pemerintah Kabupaten Sumbawa untuk mendapatkan perhatian dan penanganan lebih lanjut.
Pemerintah desa juga mengimbau warga agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi, terutama pada malam hingga dini hari. (SR)







Itu akibat tidak ada drainase di kampung mengakibatkan air dari gunung terjun bebas ke rumah” warga kampung
Dan menyebabkan kerusakan rumah warga
Akibat di kampung tidak ada drainase, jadi air dari gunung terjun bebas menghantam rumah warga di dalam kampung, saya sering liat sendiri bila hujan terjadi dikampuh depan rumah semoga menjadi perhatian pemerintah Desa