Kerja Sama PT AMMAN dan PERBASI Disambut Antusias, Harapan Baru untuk Kemajuan Basket di KSB

oleh -535 Dilihat

Sumbawa Barat, Samawarea.com – 09/12/2025

PT AMMAN kembali menunjukkan komitmennya terhadap pembangunan sumber daya manusia dan pengembangan olahraga di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB). Kali ini, perusahaan tambang tembaga dan emas tersebut membawa angin segar bagi dunia olahraga basket melalui peluncuran Basketball Development Program, sebuah program pengembangan bola basket pertama di Nusa Tenggara Barat yang dirancang untuk membangun fondasi kuat olahraga basket mulai dari tingkat dasar hingga jenjang profesional.

Program ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara PT AMMAN dan Persatuan Bola Basket Indonesia Kabupaten Sumbawa Barat (Perbasi KSB), didukung oleh Perbasi Pusat, FIBA, serta klub profesional Pacific Caesar Surabaya. Kehadiran program ini menandai babak baru dalam perjalanan pengembangan olahraga di KSB, khususnya cabang bola basket.

Senior Manager Social Impact AMMAN, Aji Suryanto, menegaskan bahwa Basket Development Program menjadi bagian penting dari inisiatif Sports for Development AMMAN. Sebelumnya, AMMAN telah mendampingi sejumlah cabang olahraga di KSB seperti sepak bola, surfing, skateboard, serta memfasilitasi berbagai turnamen seperti voli, bulutangkis, dan billiard.

“Dengan masuknya basket dalam program Sports for Development, kami ingin memperkaya pilihan olahraga bagi anak-anak dan remaja KSB, sekaligus menciptakan ekosistem olahraga yang inklusif dan berkelanjutan,” ungkap Aji Suryanto.

Salah satu pilar penting dalam program ini adalah Sertifikasi Pelatih Level C Perbasi. Sebanyak 22 pelatih dari klub lokal dan guru olahraga sekolah mengikuti pelatihan intensif untuk memperoleh lisensi dasar dari Perbasi Pusat. Para pelatih dibekali dengan metode pembinaan atlet berbasis kelompok umur baik putra maupun putri, sehingga proses identifikasi dan pengembangan bakat dapat dilakukan sejak dini dengan standar nasional.

Program ini juga menyasar peserta didik melalui coaching clinic yang diikuti oleh lebih dari 600 siswa dari 20 sekolah dasar hingga tingkat U-18. Kegiatan ini dipusatkan di Lapangan Basket Kompleks Taman Krisan Baru (KTC) dan didampingi oleh 30 guru olahraga.

Untuk tingkat sekolah dasar, FIBA menjadi fasilitator resmi dengan kurikulum yang tidak hanya mengajarkan dasar-dasar basket, tetapi juga menanamkan nilai karakter, kesehatan, dan kepedulian lingkungan.
Pada kategori U-18, hadir pelatih tamu dari Pacific Caesar Surabaya yang memberikan pelatihan teknik lanjutan kepada calon atlet muda potensial.

Rangkaian pelatihan tersebut dilengkapi dengan kompetisi untuk menguji keterampilan para peserta. Kompetisi terdiri dari, Kategori reguler 5×5: KU-15 (SMP), KU-18 (SMA), dan kategori umum, Kategori 3×3: KU-15 dan KU-18, putra dan putri,Mini basket exhibition untuk siswa sekolah dasar

Turnamen ini dirancang sebagai pemicu lahirnya kompetisi tahunan yang berkelanjutan. Dampak nyata dari program ini sudah terlihat: Perbasi KSB berhasil mengirim tim putri KU-16 untuk bertanding pada sirkuit nasional 3×3 yang digelar PERBASI Pusat di Mataram.

Bendahara Perbasi KSB, Mandala, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya terhadap kerja sama dengan AMMAN:

“Dengan adanya Basketball Development Program, kami sangat terbantu untuk mengembangkan potensi anak-anak KSB. Saat ini Perbasi hanya memiliki 10 klub, dan yang aktif melakukan pembinaan hanya 6 klub. Kami yakin dengan pembinaan yang intensif, olahraga basket di KSB akan lebih maju.”

Di sisi lain, salah satu pelatih wanita yang telah mendapatkan lisensi Level C, Regina, juga mengekspresikan kebanggaannya:

“Program ini luar biasa. Saat mengikuti sertifikasi, saya mendapatkan banyak wawasan baru dalam metode melatih dan membina anak didik. Saya yakin basket KSB akan jauh lebih maju. Harapan kami, AMMAN terus menjaga sinergi dengan Perbasi KSB.

Senada dengan hal itu, Akbar Para Jeza, salah satu pelatih basket di KSB, menegaskan bahwa kerja sama antara PT AMMAN dan PERBASI menjadi angin segar bagi dunia basket daerah. Menurutnya, kehadiran program ini tidak hanya mendorong peningkatan kemampuan atlet, tetapi juga memupuk optimisme baru untuk memajukan olahraga basket di seluruh kecamatan.

“Dampak dari kerja sama ini sangat luar biasa. Kami memiliki semangat baru untuk memajukan basket KSB. Kami berharap PT AMMAN dapat terus menjalin kerja sama yang baik sebagai bentuk kepedulian kepada pemuda Sumbawa Barat,” ujar Akbar.

Ia menambahkan bahwa salah satu kendala utama pembinaan atlet saat ini adalah terbatasnya fasilitas latihan. Di KSB, hanya terdapat satu lapangan yang layak digunakan, yakni lapangan di Kompleks Taliwang Center (KTC). Akibatnya, anak-anak dari kecamatan lain seperti Brang Rea harus menempuh perjalanan jauh untuk berlatih, bahkan harus berbagi waktu dengan tim lain yang menggunakan lapangan yang sama.

“Kami berharap setiap kecamatan memiliki satu lapangan basket yang layak. Dengan begitu, anak-anak tidak perlu jauh-jauh ke KTC untuk latihan,” tambahnya.

Hal serupa dirasakan oleh Herdinata Putra, salah satu orang tua atlet yang mengikuti program pembinaan tersebut. Ia mengungkapkan bahwa anaknya kini jauh lebih bersemangat mengikuti latihan tanpa harus diarahkan. Menurutnya, keseriusan dalam pembinaan menjadi salah satu alasan mengapa anaknya semakin fokus dan memiliki harapan baru dalam dunia basket.

“Saat ini anak saya sangat semangat latihan basket tanpa diarahkan. Saya lihat ada harapan baru karena pembinaannya serius. Selain itu, waktunya untuk bermain HP juga berkurang karena pikirannya tertuju pada basket,” ungkap Herdinata.

Ia berharap seluruh pihak bisa bekerja sama dalam mendidik anak-anak melalui olahraga, tidak hanya perusahaan, tetapi juga pemerintah. “Olahraga basket ini bisa menjadi wadah pembentukan karakter. Pemerintah harus ikut ambil bagian,” tegasnya.

Qori’ah Akila Grazia, salah satu atlet perempuan asal KSB yang telah berkiprah di tingkat nasional, turut menyampaikan harapannya. Ia setiap hari harus berangkat dari Brang Rea ke Taliwang untuk mengikuti latihan, karena di daerahnya tidak tersedia lapangan yang layak.

“Saya harus pulang-pergi Brang Rea–Taliwang setiap hari untuk latihan. Di Brang Rea belum ada lapangan standar. Banyak teman-teman sebenarnya mau latihan, tapi karena jauh jadi tidak bisa datang,” kata Qori’ah.

Ia menyampaikan terima kasih kepada PT AMMAN yang telah berkomitmen mendukung pengembangan basket di KSB. Baginya, pembinaan yang baik akan menghasilkan atlet berprestasi, sehingga keberlanjutan kerja sama dengan PERBASI sangat penting.

“Kami berharap kerja sama ini tidak berhenti. Program Basketball Development Program sangat luar biasa bagi kami. Pertandingan-pertandingan juga harus rutin diadakan agar motivasi kami semakin tinggi,” ujarnya.

Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD KSB, Merliza Jawas. Ia memberikan apresiasi tinggi kepada PT AMMAN atas kemauan perusahaan dalam mendukung pengembangan olahraga basket di daerah. Menurutnya, langkah ini menunjukkan kepedulian nyata terhadap pengembangan anak muda.

“Kami sangat berterima kasih kepada PT AMMAN yang telah melakukan kerja sama dengan PERBASI untuk mengembangkan basket di KSB,” ujarnya.

Merliza juga menegaskan bahwa DPRD akan memberikan masukan serius kepada pemerintah daerah agar lebih memperhatikan fasilitas olahraga, khususnya lapangan basket yang masih sangat terbatas.

Kehadiran Basketball Development Program menjadi bukti keseriusan AMMAN dalam mencetak generasi muda KSB yang tidak hanya sehat dan berprestasi, tetapi juga berkarakter kuat. Melalui sinergi perusahaan, pemerintah, komunitas, dan organisasi olahraga, masa depan basket KSB kini berada pada jalur yang lebih cerah.

Dengan fondasi yang sedang dibangun saat ini, KSB diharapkan dapat menjadi salah satu pusat pembinaan basket berstandar nasional di NTB. Dan melalui tangan-tangan muda yang digembleng hari ini, harapan baru untuk dunia olahraga khususnya basket mulai tumbuh di Kabupaten Sumbawa Barat.

 

hpn2026 nusantara pilkada NU

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *