Antisipasi Bencana Nataru, Pemprov NTB Fokus pada Kawasan Pariwisata Lombok–Sumbawa

oleh -355 Dilihat

MATARAM, samawarea.com (6 Desember 2025) — Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat mulai melakukan langkah sigap dalam penanganan dan antisipasi potensi bencana.

Gubernur NTB, Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal, memimpin Rapat Koordinasi bersama sejumlah stakeholder dan jajaran Forkopimda, dengan fokus pada kesiapsiagaan di wilayah tujuan wisata, baik Pulau Lombok maupun Sumbawa.

“Menyambut Nataru, saya minta BPBD aktifkan Command Center terkait informasi dini bencana di wilayah NTB. Berkoordinasi dengan BPBD kabupaten dan kota, terutama di daerah wisata. Buat contingency plan agar kita tahu apa yang harus dilakukan jika terjadi bencana,” tegas Gubernur dalam arahannya.

Iqbal menekankan pentingnya sinergi lintas lembaga di daerah. Seluruh stakeholder, termasuk jajaran Forkopimda di tingkat kabupaten dan kota, diminta segera menyusun langkah-langkah teknis sebagai antisipasi terhadap potensi kondisi darurat selama musim libur panjang.

“Silakan lakukan koordinasi dengan Forkopimda dan seluruh stakeholder yang ada. Semaksimal mungkin direncanakan, termasuk langkah antisipasinya secara teknis,” ujarnya.

Menurut Miq Iqbal, sapaan akrab Gubernur, peningkatan kewaspadaan perlu difokuskan pada titik-titik destinasi wisata yang mengalami lonjakan kunjungan saat Nataru. Berdasarkan data statistik tahun sebelumnya, jumlah wisatawan pada periode libur akhir tahun mengalami peningkatan signifikan, terutama wisatawan domestik.

“Kalau dilihat dari tahun-tahun sebelumnya, warga lokal tidak terlalu tinggi aktivitasnya. Hanya kunjungan ke destinasi wisata yang perlu diperhatikan,” jelasnya.

Gubernur menambahkan, contingency plan menjadi perhatian khusus agar pemerintah memiliki kesiapan menghadapi berbagai skenario bencana dan meminimalkan dampak negatifnya bagi masyarakat maupun wisatawan.

“Perlu perhatian khusus dengan menyusun perencanaan kontingensi jika terjadi bencana di destinasi wisata,” sambungnya.

Sebagai langkah konkret, Iqbal menginstruksikan Dinas Pariwisata untuk segera menggelar rapat khusus bersama stakeholder terkait dalam waktu dekat.

“Saya perintahkan kepada Kadis Pariwisata dalam satu dua hari ini untuk melakukan pertemuan terpisah khusus penyusunan rencana kontingensi kebencanaan di daerah tujuan wisata, baik domestik maupun mancanegara,” tutupnya.

Langkah ini merupakan upaya sistematis Pemprov NTB untuk memastikan keamanan, kelancaran, dan kenyamanan perayaan Natal dan Tahun Baru 2026, sekaligus menjaga citra NTB sebagai salah satu destinasi wisata unggulan nasional. (SR)

hpn2026 nusantara pilkada NU

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *