SUMBAWA BESAR, samawaeea.com (6 Desember 2025) — Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P, menghadiri peringatan Hari Disabilitas Internasional 2025 yang dirangkai dengan Layanan Fisioterapi dan Psikologi bagi Keluarga dan Disabilitas di SLB Negeri 1 Sumbawa, Sabtu (6/12).
Kegiatan yang diinisiasi Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kabupaten Sumbawa dan didukung PT AMNT ini dihadiri Ketua TP-PKK Kabupaten Sumbawa, jajaran LPA, perwakilan PT AMNT, tim medis Siloam Hospital, Ketua Himpunan Disabilitas NTB,
Kepala Sekolah SLBN 1 Sumbawa, perwakilan Bank NTB, serta pimpinan OPD lingkup Pemkab Sumbawa. Acara diawali dengan penampilan siswa-siswi SLB yang penuh semangat.
Ketua LPA Kabupaten Sumbawa, Muhammad Ikraman, S.Pt, menyebutkan bahwa sebanyak 243 peserta mengikuti layanan terapi psikologis dan fisioterapi. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat Sumbawa menuju Kota Layak Anak kategori Nindya. Ikraman juga berterima kasih kepada seluruh mitra yang telah mendukung, khususnya SLBN 1 Sumbawa, serta menegaskan pentingnya memperkuat satgas perlindungan anak dan desa ramah perempuan-anak.
Perwakilan PT AMNT, Karyawansyah, menyampaikan komitmen perusahaan untuk terus berkontribusi dalam pendidikan inklusif dan program sosial berkelanjutan di Sumbawa.
Dalam sambutannya, Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P memberikan apresiasi kepada PT AMNT dan LPA yang terus bermitra dengan pemerintah dalam pelayanan inklusif. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada para guru SLBN 1 yang dengan sabar mendampingi anak-anak berkebutuhan khusus.
“Tema hari ini mengingatkan kita bahwa inklusi adalah hak setara bagi semua. Meski status kita masih Pratama dalam Kabupaten Layak Anak, kita akan bekerja bersama untuk meningkatkan indikator hingga mencapai Nindya,” ujarnya.
Bupati menegaskan bahwa fisioterapi dan layanan psikologis yang diberikan hari itu bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan upaya nyata membuka harapan bagi anak-anak penyandang disabilitas.
“Bagi seorang anak, terapi membuka kesempatan untuk bermain dengan ceria. Bagi remaja, menumbuhkan percaya diri. Bagi dewasa, memberi peluang untuk lebih mandiri. Layanan psikologis membantu ketenangan batin dan dukungan sosial agar mereka bisa tumbuh dengan kuat,” terangnya.
Ia meminta agar program ini didokumentasikan, dicatat perkembangan pesertanya, dan dilaksanakan secara berkelanjutan.
Rangkaian kegiatan diisi dengan pemberian cinderamata kepada anak-anak disabilitas oleh Bupati Sumbawa bersama Ketua TP-PKK, perwakilan Bank NTB, dan PT AMNT, dilanjutkan pemotongan tumpeng, pelepasan balon, serta peninjauan langsung proses fisioterapi. (SR)






