SUMBAWA BESAR, samawarea.com (1 November 2025) – Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot MP mendapat kehormatan diundang khusus Markas Besar TNI Angkatan Laut di Jakarta. Atas undangan tersebut Pemerintah Kabupaten Sumbawa menyampaikan rasa syukur, mengingat pihak TNI Angkatan Laut tengah merencanakan pembentukan Batalyon Marinir baru.
Menariknya, Sumbawa menjadi salah satu wilayah yang direkomendasikan untuk menjadi lokasi pembangunan satuan elite tersebut.
“Alhamdulillah, kita diundang dalam rangka rencana pembentukan Batalyon Marinir, dan Sumbawa menjadi rekomendasi lokasinya,” kata Bupati Sumbawa saat ditemui media ini, Sabtu (1/11).
Menurut Bupati yang akrab disapa Haji Jarot, rencana tersebut merupakan bagian dari penguatan pertahanan dan pemerataan pembangunan militer di wilayah strategis Indonesia bagian timur.
Batalyon ini nantinya akan memiliki struktur dan kekuatan personel yang hampir sama dengan satuan TNI Angkatan Darat, dengan jumlah personel mencapai sekitar seribu prajurit.
Lebih lanjut, lahan yang akan digunakan diperkirakan seluas 20 hektare, dengan lokasi yang akan dipertimbangkan di wilayah utara Sumbawa, mengingat posisinya yang strategis dan dekat dengan laut.
“Bagian barat sudah ada Kompi Senapan B, bagian timur juga sudah ditempati Brimob, bagian selatan ada Yonif. Jadi, wilayah utara ini cocok untuk Marinir karena dekat dengan pangkalan Angkatan Laut dan akses laut yang memadai,” jelasnya.
Bupati juga menegaskan bahwa pembangunan ini tidak menggunakan dana APBD, melainkan berasal dari anggaran pusat melalui TNI AL. Meski demikian, Pemkab Sumbawa siap memberikan dukungan tambahan untuk menjamin kenyamanan dan keamanan bagi prajurit serta keluarga mereka.
Selain memperkuat pertahanan, kehadiran Batalyon Marinir di Sumbawa diyakini akan memberikan multiplier effect bagi perekonomian masyarakat.
“Dampaknya akan luar biasa, mulai dari sektor UMKM, penyediaan bahan pangan, sayur-mayur, ikan, hingga jasa pendukung lainnya. Ini peluang besar bagi masyarakat,” kata Bupati.
Ia menambahkan, kehadiran satuan Marinir juga akan menjadi bagian dari pembangunan Sumbawa menuju wilayah yang lebih maju, aman, dan sejahtera.
“Kalau semua daerah memiliki kombinasi kekuatan dan pembangunan seperti ini, Insya Allah kita akan menjadi negara yang semakin kuat,” tutupnya. (SR)






